Rincian Sumbangan Dana Kampanye Pilpres dan Partai Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersama Direktur Perencanaan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ario Bimo (kiri), dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso (kanan) bertumpu tangan seusai melakukan rapat persiapan debat pasangan calon presiden dan wakil presiden di Gedung KPU, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    Ketua KPU Arief Budiman (tengah) bersama Direktur Perencanaan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ario Bimo (kiri), dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso (kanan) bertumpu tangan seusai melakukan rapat persiapan debat pasangan calon presiden dan wakil presiden di Gedung KPU, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini menerima Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) dari peserta Pemilu 2019. Peserta pemilu yang menyerahkan LPSDK terdiri dari partai politik maupun pasangan capres-cawapres, Joko Widodo alias Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    Baca: Sumbangan Dana Kampanye dari Calon di Pilpres Tak Dibatasi

    "Semua LPSDK peserta pemilu tadi diserahkan sebelum pukul 6 sore," ujar Ketua KPU Arief Budiman dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu, 2 Januari 2019.

    LPSDK ini merupakan tahapan laporan dana kampanye yang wajib diserahkan oleh setiap peserta pemilu. Sebelumnya, peserta pemilu baik parpol maupun pasangan capres-cawapres telah menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) pada September lalu.

    Berikut daftar peserta pemilu dengan laporan awal dan laporan sumbangan dana kampanye:

    - Peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden

    Joko Widodo dan Ma'ruf Amin
    Laporan Awal : Rp 11,9 miliar
    Sumbangan Dana : Rp 44,08 miliar

    Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno
    Laporan Awal : Rp 2 miliar
    Sumbangan Dana : Rp 54,05 miliar

    - Peserta Pemilu Partai Politik

    Partai Kebangkitan Bangsa.
    Laporan awal : Rp 1,31 miliar
    Sumbangan dana : Rp 17,707 miliar

    Partai Kebangkitan Bangsa.
    Laporan awal : Rp 1,31 miliar
    Sumbangan dana : Rp 17,70 miliar

    Partai Gerindra
    Laporan awal : Rp 71,75 miliar
    Sumbangan dana : Rp 51,04 miliar

    Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    Laporan Awal : Rp 102,02 miliar
    Sumbangan Dana : Rp 11,26 miliar

    Partai Golkar
    Laporan Awal : Rp 110 juta
    Sumbangan Dana : Rp 19,79 miliar

    Partai Nasdem
    Laporan Awal : Rp 505 juta
    Sumbangan Dana : Rp 74,97 miliar

    Partai Garuda
    Laporan Awal : Rp 1 juta
    Sumbangan Dana : Rp 2,18 miliar

    Partai Berkarya
    Laporan Awal : Rp 28,62 miliar
    Sumbangan Dana : Rp 2,82 juta

    Partai Keadilan Sejahtera
    Laporan Awal : Rp 12,09 miliar
    Sumbangan Dana : Rp 33,62 miliar

    Partai Perindo
    Laporan Awal : Rp 1 juta
    Sumbangan Dana : Rp 82,63 miliar

    Partai Persatuan Pembangunan
    Laporan Awal : Rp 510 juta
    Sumbangan Dana : Rp 12,41 miliar

    Partai Solidaritas Indonesia
    Laporan Awal : Rp 10,68 juta
    Sumbangan Dana : Rp 21,33 miliar

    Partai Amanat Nasional
    Laporan Awal : Rp 50 juta
    Sumbangan Dana : Rp 53,54 miliar

    Partai Hanura
    Laporan Awal : Rp 13 juta
    Sumbangan Dana : Rp 11,98 miliar

    Partai Demokrat
    Laporan Awal : Rp 299,8 juta
    Sumbangan Dana : Rp 33,21 miliar

    Partai Bulan Bintang
    Laporan Awal : Rp 16,42 miliar
    Sumbangan Dana : Rp 219,5 juta

    Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia
    Laporan Awal : Rp 37,27 juta
    Sumbangan Dana : Rp 1,19 miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.