Airlangga Hartarto Umumkan TGB Masuk Golkar Malam Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berpidato saat HUT Partai Golkar ke-54 di Hall Jakarta International Expo, Jakarta, Minggu, 21 Oktober 2018. Dalam perayaan HUT ke-54 ini, Partai Golkar mengambil tema

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto berpidato saat HUT Partai Golkar ke-54 di Hall Jakarta International Expo, Jakarta, Minggu, 21 Oktober 2018. Dalam perayaan HUT ke-54 ini, Partai Golkar mengambil tema "Bersama Rakyat, Kita Raih Kemenangan Pemilu 2019". TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan menyampaikan secara resmi ihwal bergabungnya Tuan Guru Bajang Zainul Majdi atau TGB ke Partai Golkar pada Kamis malam, 20 Desember 2018.

    Baca: TGB Resmi Bergabung ke Partai Golkar

    "Ketua Umum akan mengumumkan secara resmi dalam acara silaturahmi akhir tahun Keluarga Besar Partai Golkar di Hotel Dharmawangsa, nanti malam," ujar Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia saat dihubungi Tempo pada Kamis, 20 Desember 2018.

    Doli mengatakan, bergabungnya TGB ke partai berlambang beringin tersebut sudah diputuskan dalam rapat pleno yang digelar kemarin malam, Rabu, 19 Desember 2018. Dalam rapat tersebut, juga disepakati bahwa TGB mendapat jabatan di struktur DPP sebagai Ketua Koordinator Bidang Keumatan DPP Partai Golkar. "Jadi nanti malam, beliau (TGB) juga akan hadir," ujar Doli.

    Pada Juli lalu, TGB Zainul Majdi resmi menyatakan mundur dari Partai Demokrat. Dia beralasan keputusan ini diambil karena alasan pribadi. TGB mengambil sikap yang berbeda dengan partai berlambang mercy itu, dengan menyatakan dukungan terhadap Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada pemilihan presiden 2019.

    Baca: NasDem Tak Masalah TGB Bergabung ke Partai Golkar

    Pada bulan yang sama, TGB tak menampik dirinya sudah ditawari pindah ke Golkar oleh Airlangga. Tawaran itu disampaikan menyusul kemungkinan TGB dijatuhi sanksi oleh Partai Demokrat karena mendukung Presiden Joko Widodo di pemilihan presiden 2019.

    Kendati begitu, TGB menganggap Airlangga hanya spontan saja menyampaikan tawaran itu. Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat itu berujar, hubungannya dengan Airlangga selama ini ibarat abang dan adik. "Beliau kan lebih tua dari saya, saya panggilnya bang. Mungkin beliau agak kasihan juga melihat di media, gara-gara dukungan ini adiknya mau dikasih sanksi itu," kata TGB di kantor Tempo, Palmerah, Jakarta, Kamis, 12 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.