Bawaslu Jawab Tudingan Berpelesir ke Eropa

Konferensi pers komisioner Badan Pengawas Pemilu tentang pembukaan Electoral Studies Program dalam rangka penyelenggaraan Pilkada 2018 di Hotel Marlynn Park, Jakarta, Selasa, 26 Juni 2018. Acara ini diadakan oleh Bawaslu. Tempo/Rezki Alvionitasari.

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Abhan, membantah tuduhan adanya kegiatan pelesiran atau jalan-jalan dalam rangkaian kunjungan kerja lembaganya ke sejumlah kantor perwakilan di luar negeri, khususnya Jerman dan Spanyol. Hal ini merujuk pada protes dan kritik rombongan anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, yang menghabiskan waktu dua hari untuk acara bebas selama berada di Berlin, Jerman.

Baca: Bawaslu Catat 192 Ribu Pelanggaran selama 3 Bulan Masa Kampanye

“Tidak ada. Semua bisa kami pertanggungjawabkan. Itu bukan untuk jalan-jalan, tapi tugas supervisi,” kata Abhan kepada Tempo di Jakarta, Selasa, 18 Desember 2018.

Tempo mendapat salinan dokumen sebuah rangkaian kegiatan kunjungan kerja Bawaslu di Jerman. Dalam salinan tersebut tercantum nama Ratna Dewi dan lima orang dalam rombongan yang mendarat di Berlin, Jerman, sekitar pukul 09.55 waktu setempat, 14 Desember lalu. Rombongan ini kemudian mengikuti tiga rangkaian acara yang berlokasi di Kedutaan Besar RI Berlin mulai pukul 14.00 hingga lebih dari pukul 18.00.

Kritik dan polemik muncul ketika membaca agenda kegiatan rombongan Ratna pada hari kedua dan ketiga dalam kunjungan kerja tersebut. Dalam salinan tersebut tercantum rombongan diberikan acara bebas hingga pukul 17.40, 16 Desember 2018. Mereka diduga lebih banyak melakukan jalan-jalan hingga waktu terbang ke Madrid, Spanyol, pukul 19.40 waktu setempat. “Dewi bersama Sekretaris Jenderal, seorang staf, dan perwakilan Kementerian Luar Negeri,” kata Abhan.

Baca juga: Kata Bawaslu soal Salam Dua Jari Anies Baswedan

Dia menyatakan kunjungan kerja tersebut merupakan rangkaian kegiatan supervisi Bawaslu ke 34 kantor perwakilannya di luar negeri. Menurut dia, kegiatan ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun, termasuk para komisioner periode sebelumnya. Dia menilai seluruh lembaga penyelenggara pemilihan umum memang berkewajiban untuk melakukan supervisi kepada perwakilannya sebelum pelaksanaan pemungutan suara. “Kami juga mengajak DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu) untuk sosialisasi tentang kode etik penyelenggara pemilu di luar negeri,” ujar Abhan.

Ketua Fraksi Partai Hanura, Inas Zubir, menilai agenda rombongan Ratna sangat janggal karena lebih banyak jalan-jalan ketimbang melaksanakan tugas kelembagaan. Menurut dia, seorang pejabat lembaga seharusnya memanfaatkan seluruh kesempatan kunjungan kerjanya secara efektif. Hal ini berkaitan dengan penggunaan anggaran negara yang tak boleh diperuntukkan lebih banyak demi kegiatan atau keuntungan pribadi. “Ini kewenangan pengawasan di Komisi II (Komisi Pemerintahan Dewan Perwakilan Rakyat). Partai Hanura akan menyuarakannya (meminta keterangan Bawaslu) melalui anggota di Komisi II,” ujar Inaz.

Baca: Kotak Suara Rusak, Bawaslu Minta KPU Awasi Gudang Logistik

Anggota Bawaslu, Ratna Dewi Pettalolo, tak berkomentar banyak ketika dimintai keterangan melalui aplikasi komunikasi di telepon selulernya. Dia tak membenarkan atau membantah kegiatan kunjungan kerja di Berlin (Jerman) dan Madrid (Spanyol) itu. Dia hanya mengklaim seluruh isi dan hasil kegiatan tersebut akan dipertanggungjawabkan secara terbuka. “Nanti akan kami sampaikan secara resmi. Tunggu saja,” kata Ratna.

REZKI ALVIONITASARI






Rusia Disebut Mengalihkan Pasukan di Perbatasan

1 hari lalu

Rusia Disebut Mengalihkan Pasukan di Perbatasan

Rusia dilaporkan telah mengalihkan pasukan militernya dari perbatasan di pangkalan-pangkalan Eropa Utara selama invasinya ke Ukraina.


Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

1 hari lalu

Pembangkit Batu Bara di Eropa Kerek HBA Awal Oktober jadi USD 330,97 per Ton

Pengoperasian kembali pembangkit batu bara di sebagian negara Eropa turut mengerek permintaan batu bara global.


Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

2 hari lalu

Wabah Sifilis Hantui Eropa, Bintang Film Dewasa Inggris Takut Syuting

Eropa dihantui wabah sifilis sehingga membuat bintang film dewasa berhenti bekerja. Mereka menuntut dibentuknya serikat pekerja bintang film panas. .


Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

6 hari lalu

Krisis Rusia Ukraina: Eropa Hadapi Ancaman Pemadaman Telepon Seluler

Krisis Rusia Ukraina mencapai babak baru bagi Eropa, ancaman pemadaman jaringan telepon seluler pada musim dingin


Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

6 hari lalu

Bawaslu Sebut Laporan Penyebaran Tabloid soal Anies Tak Penuhi Syarat Materil

Bawaslu menyatakan laporan penyebaran tabloid KBA News tentang Anies Baswedan tidak memenuhi syarat materil.


Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

7 hari lalu

Pertumbuhan Ekonomi Zona Euro Turun

Wakil Presiden Bank Sentral Eropa Luis de Guindos mengingatkan pertumbuhan ekonomi zona euro turun, bahkan bisa sampai nol


Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

8 hari lalu

Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

Perluasan pasar ekspor singkong mempertimbangkan pola konsumsi yang hampir mirip dengan Indonesia dan bahan pangan sehat.


Bawaslu Setuju Kampanye Pemilu di Kampus dalam Bentuk Debat

13 hari lalu

Bawaslu Setuju Kampanye Pemilu di Kampus dalam Bentuk Debat

Menurut Bawaslu kampanye dalam metode debat memungkinkan dilakukan di kampus.


Bawaslu DKI Jakarta Buka Rekrutmen Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu 2024

18 hari lalu

Bawaslu DKI Jakarta Buka Rekrutmen Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu 2024

Bawaslu Provinsi DKI Jakarta membuka pendaftaran calon anggota Panwaslu Kecamatan untuk Pemilu 2024


Inilah Sebab Ethiopia Tidak Pernah Dijajah

21 hari lalu

Inilah Sebab Ethiopia Tidak Pernah Dijajah

Sekitar 90 persen wilayah Afrika di bawah kendali Eropa pada 1914. Namun, Ethiopia berhasil menjadi negara Afrika yang tidak pernah dijajah. Mengapa?