Usai Jumatan, Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah Wakaf di Aceh

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama penulis buku

    Presiden Jokowi bersama penulis buku "Jokowi Menuju Cahaya" Alberthiene Endah (kedua kanan), perwakilan penerbit Tiga Serangkai Siti Aminah (kedua kiri) dan CEO Mayapada Dato Sri Tahir (kiri) saat peluncuran buku di Jakarta, Rabu, 13 Desember 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Banda Aceh -  Presiden Joko Widodo atau Jokowi membagikan sertifikat tanah wakaf kepada 320 pemilik. Pembagian dilakukan usai salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Jumat, 14 Desember 2018.

    Baca: Jokowi - Ma'ruf Targetkan Kemenangan Minimal 60 Persen di Aceh

    Sertifikat yang diberikan di antaranya adalah untuk masjid, meunasah, pondok pesantren dan dayah. Pemberian itu diserahkan secara seremonial kepada 12 penerima. 

    Jokowi mengatakan pemerintah telah memberikan jutaan sertifikat tanah kepada seluruh masyarakat Indonesia sejak tahun 2017. Di tahun lalu, Jokowi menyerahkan sekitar 5 juta sertifikat. "Tahun ini insya Allah akan kami berikan hingga 7 juta, dan 9 juta lembar akan kami berikan di tahun depan," jelasnya.

    Jokowi mengakui setiap turun ke lapangan dan berkunjung ke daerah-daerah, banyak masyarakat yang mengeluhkan persoalan sengketa lahan. Sengketa terjadi baik sesama masyarakat, perusahaan, maupun dengan pemerintah. Jokowi menyebutkan, pemerintah menargetkan sengketa tidak berlarut.

    Baca: Jokowi Resmikan Proyek-Proyek Strategis Nasional di Aceh

    Dalam kesempatan tersebut, Jokowi kembali meminta masyarakat Aceh merawat perdamaian, menjaga persaudaraan, dan kerukunan beragama. "Aset terbesar kita (Indonesia) adalah persaudaraan. Saya titip bahwa menjaga persatuan, persaudaraan dan kerukunan," kata Jokowi.

    Indonesia, kata Jokowi, merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Bukan hanya itu, Indonesia diketahui juga punya ratusan siku dengan adat dan tradisi yang berbeda. Hal itu, ujar dia merupakan sebuah anugerah yang sepatutnya dijaga bersama. "Marilah jaga kerukunan kita, persaudaraan kita jaga bersama demi Aceh yang damai dan Indonesia yang damai," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.