Jokowi Resmikan Proyek-Proyek Strategis Nasional di Aceh

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghadiri peluncuran buku Jokowi Menuju Cahaya karya Alberthiene Endah di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, 13 Desember 2018. TEMPO/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghadiri peluncuran buku Jokowi Menuju Cahaya karya Alberthiene Endah di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, 13 Desember 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi berada di Provinsi Aceh untuk melakukan sejumlah kunjungan kerja pada Jumat, 14 Desember 2018. Jokowi dan rombongan telah berada di Aceh sejak malam tadi.

    Baca: Temui Ulama Aceh, Jokowi Singgung RUU Pesantren

    Mengawali kunjungan kerjanya di Aceh, Jokowi bertemu dengan para ulama dan pengurus pondok pesantren se-Aceh pagi tadi. Selain itu, ia dijadwalkan akan meresmikan proyek-proyek strategis nasional di sore harinya.

    "Sore harinya, Presiden dan Ibu Iriana diagendakan menghadiri acara ground breaking dan peresmian proyek-proyek strategis nasional di Provinsi Aceh yang akan dipusatkan di lokasi proyek tol Banda Aceh-Sigli, Kabupaten Aceh Besar," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media, Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14 Desember 2018.

    Baca: Jokowi Berkali-kali Minta Bertemu Ulama Aceh

    Namun, sebelumnya Jokowi menghadiri Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Provinsi Aceh yang berlokasi di Universitas Syiah Kuala.

    Pada siang hari, usai salat Jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Jokowi menyerahkan sertifikat wakaf kepada perwakilan masyarakat se-Provinsi Aceh.

    Setelah seluruh rangkaian acara selesai, Jokowi, Iriana, dan rombongan langsung menuju Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Kabupaten Aceh Besar, untuk bertolak menuju Provinsi Riau dan melanjutkan kegiatan kunjungan kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mengering di Sana-sini

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini bahaya kekeringan untuk wilayah Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.