Selasa, 18 Desember 2018

Kata Panitia Digital Startup Soal Kursi Kosong Saat Jokowi Hadir

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo membuka acara Digital Startup Connect 2018 di Balai Kartini, Jakarta, 7 Desember 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Presiden Joko Widodo membuka acara Digital Startup Connect 2018 di Balai Kartini, Jakarta, 7 Desember 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Digital Startup Connect 2018 membantah acara yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu sepi peserta seperti yang diberitakan media.

    Baca juga: Acara yang Dibuka Jokowi Sepi Pengunjung, Kursi Disingkirkan

    Panitia mengatakan acara itu diikuti seribuan peserta. "Untuk tadi saat pak Jokowi hadir jumlah peserta kira-kira di angka 1.400 orang," kata Young on Top Event Consultant, Sabilur Rosyad lewat pesan singkat, Jumat, 7 Desember 2018.

    Namun Sabil membenarkan bahwa sebelum acara sejumlah personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menyingkirkan kursi-kursi yang kosong. Menurut dia, saat itu panitia menyediakan 2 ribu kursi untuk para peserta. "Karena yang konfirmasi hadir 3.200 orang," ucapnya.

    Anggota Paspampres menyingkirkan kursi kosong di acara Digital Startup Connect 2018 yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Jakarta, 7 Desember 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Sabil mengatakan saat acara pembukaan berlangsung sebenarnya masih banyak peserta yang berada di luar ruangan. Mereka tertahan dan tidak bisa masuk akibat presiden telah tiba.

    Sebelumnya, berdasarkan pantauan Tempo di lokasi, acara dimulai pukul 09.00 WIB. Hingga pukul 08.50, jumlah kursi yang terisi baru setengahnya.

    Sekitar 30 menit sebelum kedatangan Jokowi, panitia telah meminta agar para pengunjung yang sudah hadir segera menempati kursi. Bahkan mereka meminta para penjaga stan pameran agar ikut mengisi kursi yang kosong.

    Baca juga: Survei: Elektabilitas Jokowi 53,2 Persen, Prabowo 31,2 Persen

    Selain itu, sejumlah personel Paspampres bersama panitia menyingkirkan sejumlah kursi yang kosong. Langkah ini membuat perbandingan jumlah kursi yang terisi dan kosong tidak berbeda jauh dan membuat peserta terlihat banyak.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.