Kapal yang Ditumpangi Wartawan Terbalik Dihantam Ombak Bono

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua peselancar sedang beraksi diatas gelombang Bono di sungai Kampar, Pelalawan, Riau,  (20/11). Penduduk setempat menyebut aksi itu sebagai 'Bekudo Bono', karena seperti joki yang sedang menjinakkan kuda liar. ANTARA/Rony Muharrman

    Dua peselancar sedang beraksi diatas gelombang Bono di sungai Kampar, Pelalawan, Riau, (20/11). Penduduk setempat menyebut aksi itu sebagai 'Bekudo Bono', karena seperti joki yang sedang menjinakkan kuda liar. ANTARA/Rony Muharrman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapal yang berisikan wartawan terbalik dihantam Ombak Bono di Semenanjung Kampar Kabupaten Pelalawan, Riau, Sabtu, 24 November 2018.

    Baca juga: Luncurkan Kalender Wisata, Riau Andalkan Festival Bekudo Bono 

    Dua juru kamera yang menjadi korban adalah Erfan Setiawan, wartawan Antara TV dan Afrianto Silalahi dari Riauimages. Keduanya sejatinya akan meliput acara "Bono Surfing", aksi atlet mancanegara berselancar Ombak Bono di Sungai Kampar, yang dijuluki "Seven Ghost" karena bentuknya yang bergulung-gulung panjang.

    "Benar adanya kapal yang ditumpangi rekan-rekan kami terbalik dihantam Bono," kata Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Riau, Raja Hendra Saputra ketika dihubungi dari Pekanbaru.

    Ia mengatakan Erfan dan Afrianto selamat dalam insiden itu. Raja Hendra juga ada di lokasi yang sama, namun beda perahu.

    Kapal yang ditumpangi korban adalah perahu cepat terbuat dari kayu yang disediakan oleh panitia lokal.

    Ombak Bono merupakan fenomena alam karena pertemuan dua arus dari Sungai Kampar dan gelombang laut dari daerah muara. Fenomena ini mencapai puncaknya di Semenanjung Kampar setiap akhir tahun, dan tinggi ombak bisa dua hingga lima meter.

    Hendra mengatakan korban selamat karena diselamatkan oleh para peselancar. Korban menderita shock akibat insiden itu.

    "Erfan shock aja, dan dia sempat terjun sebelum perahu speed terbalik," ujarnya.

    Ia mengatakan peralatan kamera dan kunci kendaraan ikut hilang dalam insiden kapal terbalik dihantam ombak Bono itu. "Hanya menderita materi peralatan," katanya.

    Selain wartawan, lanjutnya, ada penumpang lain di kapal itu yakni kapten kapal, satu orang dari Kementerian Pariwisata dan satu orang dari Generasi Pesona Indonesia (Genpi) Pusat. Namun, Hendra belum bisa merinci semua nama korban.

    Hendra mengatakan Erfan dan Afrianto hadir meliput acara itu sebagai undangan Genpi Riau.

    Korban sempat mendapat pemeriksaan medis di Puskesmas Teluk Meranti yang tak jauh dari lokasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.