Hari Ketiga, Basarnas: Sudah Ada 56 Kantong Jenazah Lion Air

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan identifikasi barang milik korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Petugas melakukan identifikasi barang milik korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Posko Evakuasi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu, 31 Oktober 2018. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta- Badan SAR Nasional telah mengumpulkan 56 kantong jenazah korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh kawasan perairan Tanjung Kerawang Jawa Barat, ke Rumah Sakit Polri, R Said Soekanto.

    Baca: KNKT Selidiki Sebab Lion Air JT 610 Sempat Minta Kembali ke Bandara Asal

    "Total untuk hari ke tiga pencarian, sudah ada 56 kantong jenazah," ujar Deputi Operasi Basarnas, Nugroho Budi saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu 31 Oktober 2018.

    Nugoroho mengatakan 49 kantong jenazah sudah di bawa ke RS Polri untuk diidentifikasi. Beberapa kantong lagi, kata dia, masih berada di posko evakuasi di Tanjung Priok Jakarta Utara.

    Menurut Nugroho, untuk hari keempat, prioritas pencarian akan difokuskan di titik duga keberadaan bangkai pesawat Lion Air JT 610. Sebelumnya, Basarnas menduga banyak jasad korban yang terjebak di bangkai pesawat.

    Didi mengatakan untuk pencarian hari ketiga, tim Basarnas menambah personil. Sedangkan untuk peralatan pencarian dibantu dengan enam Helikopter, empat kapal berkemampuan sonar dan 44 kapal.

    Baca: Identifikasi Korban Lion Air JT 610 di RS Polri Masih Nihil

    Selain itu, kata Didi untuk wilayah pencarian juga diperluas menjadi 15 nauctical mile dari titik dugaan lokasi pesawat Lion Air Jatuh.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.