Moeldoko: Pembangunan Infrastruktur Jokowi Satukan Batin Rakyat

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua HKTI Moeldoko mencoba alat tradisional pemisah biji dan daging buah kopi saat mengunjungi perkebunan kopi Gunung Puntang di Desa Cempaka Mulya, Cimaung, Kabupaten Bandung, 29 Mei 2018. TEMPO/Prima Mulia

    Ketua HKTI Moeldoko mencoba alat tradisional pemisah biji dan daging buah kopi saat mengunjungi perkebunan kopi Gunung Puntang di Desa Cempaka Mulya, Cimaung, Kabupaten Bandung, 29 Mei 2018. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan dampak dari kemajuan infrastruktur di masa pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi bukan hanya menghubungkan fisik. "Membangun infrastruktur bukan hanya menghubungkan fisik, tapi batin masyarakat," ujar Moeldoko saat ditemui di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Ahad 21 Oktober 2018.

    Baca: Moeldoko Sebut Penuntasan Masalah HAM Butuh Waktu

    Moeldoko menjelaskan koneksifitas batin tersebut adalah terhubungnya masyarakat di daerah-daerah seperti perbatasan satu sama lain. Selain itu, Moeldoko mengatakan pembangunan infrastruktur juga berpengaruh terhadap diperolehnya keadilan dan hak masyarakat.

    Moeldoko mencontohkan seperti distribusi dan pemerataan harga yang sama bagi setiap warga Indonesia, hingga tidak ada lagi masyarakat harus mendapatkan harga yang mahal. Moeldoko menambahkan dengan adanya keadilan yang merata tersebut semua masyarakat bisa merasakan jika dirinya adalah Indonesia.

    Simak juga: Moeldoko: Perpres Reforma Agraria Diteken Jokowi Pekan Ini

    Sedangkan secara fisik, kata Moeldoko, pembangunan infrastruktur juga akan berdampak dengan kemajuan sektor lainnya, seperti ekonomi, kesehatan hingga pendidikan. "Jadi terhuungnya pembangunan infrastruktur bukan hanya fisik tapi juga sampai ke batin" kata dia. Moeldoko berpendapat salah satu kunci untuk menjadi negara maju adalah dengan membangun infrastruktur yang merata.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.