Selasa, 20 November 2018

Cak Imin Klaim Mahfud MD Dukung Jokowi - Ma'ruf

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat menghilangkan sekat-sekat perbedaan yang kerap menjadi akar perselisihan.

    Muhaimin Iskandar mengajak masyarakat menghilangkan sekat-sekat perbedaan yang kerap menjadi akar perselisihan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengklaim Mahfud MD berada di pihak calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin (Jokowi - Ma'ruf). "Saya sudah dua kali bertemu beliau. Insya Allah saya optimistis Pak Mahfud bersama kami," kata Cak Imin di DPP PKB, Jakarta, Ahad, 14 Oktober 2018.

    Baca: GNPF Ulama Sebut Rizieq Ikhlas Eks 212 Dukung Jokowi - Ma'ruf

    Cak Imin mengatakan keduanya bertemu sebagai kader PKB. Mereka membicarakan upaya untuk melangsungkan pemilihan umum yang lancar dan sukses. "Saya sama Pak Mahfud ada titik temu dalam Pilpres," kata dia. Menurut dia, dukungan Mahfud MD pasti akan menambah elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf.

    Mahfud MD merupakan bakal calon wakil presiden Joko Widodo. Partai pengusung Jokowi sudah terpincut olehnya lantaran dengan pemilih Islam dan sikap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini merespon isu polemik gaji Badan Pembinaan Ideologi Pancasila.

    Simak juga: Eks 212 Dukung Jokowi - Ma'ruf, Pengamat: Hanya Bangun Sentimen

    Namun di menit-menit terakhir sebelum pengumuman, Jokowi mengumumkan Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia, sebagai cawapres Jokowi. Berdasarkan laporan majalah Tempo, langkah Mahfud terhenti karena manuver Cak Imin bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj dan Ma'ruf Amin. Sekarang Jokowi - Ma'ruf maju dalam Pilpres 2019 dengan nomor urut 01.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Sisi Gelap Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman

    Kasus pembunuhan Jamal Khasoggi yang diduga dilakukan oleh Kerajaan Arab Saudi membuat dunia menyorot empat sisi gelap Mohammed bin Salman.