Cak Imin: 'Economy of Stupidity' Prabowo karena Tak Paham Masalah

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan anggota PW Fatayat NU Provinsi Jawa Tengah di UTC Jalan Kelud Semarang, Jumat, 28 September 2018.

    Wakil Ketua MPR RI Abdul Muhaimin Iskandar saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di hadapan anggota PW Fatayat NU Provinsi Jawa Tengah di UTC Jalan Kelud Semarang, Jumat, 28 September 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengatakan calon presiden Prabowo Subianto tak memahami persoalan ekonomi nasional saat ini. "Perspektif seperti itu karena tidak paham persoalan," kata Cak Imin di Graha Insan Cita, Depok, Ahad, 14 Oktober 2018.

    Pernyataan itu disampaikan Cak Imin menanggapi pidato Prabowo saat Rapat Kerja Nasional LDII Kamis lalu, 11 Oktober 2018. Dalam pidatonya, Prabowo menyebut sistem ekonomi Indonesia saat ini adalah 'economy of stupidity'.

    Baca: Cak Imin Ragukan Prabowo Bisa Maju Capres ...

    Menurut Cak Imin, perekonomian Indonesia yang berdasarkan program kerja Nawacita mau tak mau harus berhadapan dengan realitas ekonomi global yang tengah sulit. Kesulitan ekonomi global, kata dia, tak hanya berpengaruh terhadap Indonesia, namun juga negara-negara lain.  

    Penyesuaian-penyesuaian itulah yang membutuhkan kecanggihan agar ekonomi Indonesia tetap bertahan. "Dan alhamdulillah fondasi ekonomi Indonesia terjaga meskipun beratnya beban ini luar biasa."

    Baca: Mahfud MD Batal Cawapres Jokowi, Cak Imin ...

    Cak Imin juga mengatakan Indonesia telah terbukti mampu untuk menjaga inflasi agar tetap stabil dalam gempuran kondisi ekonomi global yang kian tak menentu. Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan tidak terjadinya krisis sebagaimana di Turki dan sebagian besar negara-negara Asia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.