Perbaikan Rumah akibat Gempa Situbondo Diharapkan Selesai 3 Pekan

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menunggu di luar Rumah Sakit Larasati ketika terjadi gempa di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, 11 Oktober 2018. Berdasarkan data BMKG, gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di 61 kilometer (km) sebelah timur laut Kabupaten Situbondo pada pukul 01.44.57 WIB dengan kedalaman 10 km itu juga sempat menimbulkan kepanikan di beberapa daerah di Madura. ANTARA

    Warga menunggu di luar Rumah Sakit Larasati ketika terjadi gempa di Pamekasan, Jawa Timur, Kamis, 11 Oktober 2018. Berdasarkan data BMKG, gempa bermagnitudo 6,4 yang berpusat di 61 kilometer (km) sebelah timur laut Kabupaten Situbondo pada pukul 01.44.57 WIB dengan kedalaman 10 km itu juga sempat menimbulkan kepanikan di beberapa daerah di Madura. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menargetkan penyelesaian pembangunan rumah rusak akibat gempa Situbondo akan selesai dalam waktu tiga pekan.

    "Harapannya, tiga minggu harus selesai semua pembangunan rumah rusak di daerah terdampak gempa, baik di Pulau Sapudi, Sumenep maupun Situbondo," kata Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Kantor Gubernur di Jalan Pahlawan Surabaya, Kamis, 11 Oktober 2018.

    Baca: Gempa Situbondo Jadi Kasus Baru, Sumbernya Belum Terpetakan

    Berdasarkan catatan Pemprov Jatim, Soekarwo mengatakan ada sebanyak 210 rumah rusak di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi. Wilayah ini adalah wilayah yang paling parah terdampak gempa Situbondo berkekuatan 6,3 skala Richter pada Kamis dini hari kemarin. Rinciannya, 30 rumah rusak berat, 80 rumah rusak sedang dan 100 rumah rusak ringan. Tercatat juga kerusakan rumah di Kecamatan Nung-Gunung yang berjumlah 36 unit dengan tingkat kerusakan berat, sedang hingga ringan.

    Langkah perbaikan rumah itu akan segera dilaksanakan sebab Soekarwo menerima banyak keluhan terkait itu saat mengunjungi korban. "Seluruhnya menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim dan besok sudah mulai dibangun bekerja sama dengan TNI serta Polri," ujarnya.

    Sementara itu, Soekarwo mengatakan korban meninggal akan diberikan santunan. Korban luka-luka akan mendapatkan perawatan sampai sembuh. "Total 27 orang mengalami luka-luka, dan mereka dibebaskan pembayarannya karena ditanggung oleh pemerintah," kata dia.

    Baca: Gempa Situbondo, Pemda Jatim Bangun RS Sementara di Pulau Sapudi

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika melaporkan episenter gempa bumi yang terjadi pada Kamis dini hari sekitar 01.57 WIB terletak pada koordinat 7,47 LS dan 114,43 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 kilometer arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo pada kedalaman 12 kilometer.

    Gempa terasa di seluruh wilayah Jatim, meliputi Kabupaten/Kota Situbondo, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Bondowoso, Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Kemudian, Kabupaten Pasuruan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Jombang, Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto.

    Baca: Gempa Situbondo Juga Merusak Rumah di Sampang, Aisyah Terluka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.