Rabu, 24 Oktober 2018

Sandiaga: Kwik Kian Gie Memberi Tahu Saya Soal Ratna Sarumpaet

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno (dua dari kiri), bersama ekonom Kwik Kian Gie, dalam sebuah talk show di rumah pemenangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu malam, 26 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno (dua dari kiri), bersama ekonom Kwik Kian Gie, dalam sebuah talk show di rumah pemenangan Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu malam, 26 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengatakan, dirinya sudah mendengar komentar ekonom Kwik Kian Gie ihwal sepak terjang Ratna Sarumpaet. Sandiaga mengklaim, Kwik memberi tahu dirinya soal narasi-narasi yang dilontarkan Ratna di publik selama ini.

    Baca: Ratna Sarumpaet Bohong, Sandiaga Uno: Pupus Kepercayaan Saya

    "Pak Kwik Kian Gie memberi tahu ke saya bahwa apa yang disampaikan Bu Ratna mengenai beberapa isu ini sebetulnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan untuk disampaikan ke masyarakat," kata Sandiaga di Posko Melawai 16, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Oktober 2018.

    Hal ini tiba-tiba dituturkan Sandiaga saat ditanya bagaimana cara dirinya dan Prabowo melakukan bersih-bersih di Badan Pemenangan Nasional. Keputusan bersih-bersih itu diambil setelah mereka merasa dirugikan oleh Ratna Sarumpaet yang memproduksi kabar bohong soal penganiayaan dan pemukulan.

    Ratna mulanya menjadi salah satu juru kampanye nasional di Badan Nasional Pemenangan Prabowo - Sandiaga untuk Pilpres 2019. Setelah kebohongannya terungkap, dia langsung dicoret dari Badan Pemenangan Nasional.

    Baca: Sandiaga Beri Pengarahan Dahnil Bersih-bersih Badan Pemenangan

    Sandiaga mengatakan, bersih-bersih badan pemenangan akan dilakukan dengan cara mengajak mereka berdiskusi. Dia ingin memastikan anggota timnya satu visi ihwal komitmen kampanye damai dan sejuk, serta berfokus pada isu ekonomi. Selain itu, Sandiaga juga membuka peluang memantau pernyataan anggota badan pemenangan di media massa dan media sosial.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.