Cerita Anak Ratna Sarumpaet soal Kondisi Ibunya Setelah Dianiaya

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terdakwa musisi Ahmad Dhani berbincang dengan aktivis sosial, Ratna Sarumpaet, sebelum menjalani sidang lanjutan dugaan ujaran kebencian, yang akhirnya ditunda, di Pengadilan Jakarta Selatan, Senin, 13 Agustus 2018. Sidang ini akhirnya ditunda lantaran jaksa penuntut umum (JPU) gagal mendatangkan saksi ahli. TEMPO/Nurdiansah

    Terdakwa musisi Ahmad Dhani berbincang dengan aktivis sosial, Ratna Sarumpaet, sebelum menjalani sidang lanjutan dugaan ujaran kebencian, yang akhirnya ditunda, di Pengadilan Jakarta Selatan, Senin, 13 Agustus 2018. Sidang ini akhirnya ditunda lantaran jaksa penuntut umum (JPU) gagal mendatangkan saksi ahli. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Anak sulung Ratna Sarumpaet, Mohamad Iqbal, membenarkan ibunya dalam kondisi kurang baik. Menurut Iqbal, muka Ratna yang lebam seperti dalam foto yang beredar di dunia maya itu benar adanya.

    Baca: Pengacara Benarkan Ratna Sarumpaet Dipukuli Orang Tak Dikenal

    "Iya, seperti itu," kata Iqbal saat ditemui di rumah Ratna, Jalan Kampung Melayu Kecil Nomor 24, Jakarta Selatan, Senin siang, 2 Oktober 2018. Namun, Iqbal enggan bercerita perihal peristiwa yang menimpa ibunya tersebut.

    Ia mengaku dilarang oleh sang ibu untuk berkisah kepada siapa pun, termasuk wartawan. Saat ini, Iqbal mengatakan Ratna tidak sedang berada di rumahnya.

    "Kemungkinan sedang berobat," ujar Iqbal. Ratna pergi sejak siang dan diperkirakan balik ke rumahnya sore menjelang magrib. Ihwal kepergian Ratna ke Bandung pada 21 September lalu, Iqbal tak tahu-menahu. Ia hanya sempat mendapati ibunya pergi sendiri tanpa tahu tujuannya.

    Baca: Ratna Sarumpaet Dipukuli, Fadli Zon: Jahat dan Biadab Sekali

    Selanjutnya, Iqbal tak memberi keterangan lagi. Saat sedang mengobrol dengan awak media, ada seseorang memanggilnya dari dalam rumah. "Mas Iqbal dipanggil ke dalam," kata seseorang yang bersuara pria itu. Iqbal pun bergegas izin masuk ke rumah.

    Kondisi rumah Ratna sepi sejak Selasa siang. Gerbang samping rumah itu digembok rapat. Hanya tampak seorang tamu pria berambut gondrong keluar dari rumah tersebut. Menurut tamu berpakaian hitam serta bercelana biru dongker itu, Ratna sedang tidak bisa diganggu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.