Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2018

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Tugu Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, 1 Oktober 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Suasana upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan Tugu Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, 1 Oktober 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2017 yang digelar di lapangan Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur. Jokowi dan Ibu Negara Iriana tiba di lokasi pukul 07.50 WIB. Sepuluh menit setelah kedatangan Presiden, upacara dimulai.

    Baca: Anies Baswedan Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Pagi Ini

    Presiden Jokowi bertugas menjadi inspektur upacara. Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan bertugas membaca teks Pancasila dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang bertugas membaca Undang-Undang Dasar 1945

    Adapun pembaca dan penandatanganan ikrar pengamalan nilai-nilai Pancasila dilakukan Ketua DPR Bambang Soesatyo.

    Pantauan Tempo, upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta Timur ini turut dihadiri sejumlah pejabat negara dan duta besar negara-negara sahabat.

    Baca: Di Simalungun, Ada Kembaran Monumen Pancasila Sakti

    Pada upacara Hari Kesaktian Pancasila tahun lalu, Jokowi mengingatkan masyarakat soal sejarah kelam pengkhianatan Partai Komunis Indonesia (PKI). Jokowi menegaskan tidak ada ruang bagi PKI untuk hadir lagi di Indonesia.

    Jokowi meminta masyarakat memegang teguh Pancasila, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Masyarakat jangan sampai memberi ruang pada ideologi-ideologi lain yang bertentangan dengan Pancasila.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.