Politikus Gerindra Bakal Deklarasikan Tagar #2019PrabowoPresiden

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri deklarasi dukungan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) kepada calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden 2019 di Hotel Ibis Menteng, Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri deklarasi dukungan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) kepada calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden 2019 di Hotel Ibis Menteng, Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018. Tempo/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, akan mendeklarasikan gerakan baru #2019PrabowoPresiden yang akan inisiasi di Lampung. Rencana ini dijadwalkan akan dilangsungkan besok, Jumat, 7 September 2018.

    Baca: Ke Jawa Timur, Prabowo Tahlilan di Makam Kiai Kholil Bangkalan

    “Jumat besok kami akan mendeklarasikan Gerakan Nasional Prabowo Presiden (GNPP) dan tagar #2019PrabowoPresiden di Bandar Lampung,” kata Dasco dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis 6 September 2018.

    Menurut Dasco sudah waktunya untuk terang-terangan, karena satu-satunya calon yang dapat mengganti presiden hanya Prabowo Subianto. Ia pun berharap dengan tagar baru ini tidak ada lagi pandangan buruk yang menganggap tagar ini adalah percobaan mengganti presiden di luar jalur konstitusi.

    Ia mengaku akan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung gerakan ini, termasuk pendukung gerakan #2019GantiPresiden yang punya visi sama untuk bergabung. Bahkan ia pun mengajak pihak-pihak yang beberapa waktu lalu sempat menolak gerakan ini.

    Baca: Ada Eko Patrio, Ini Daftar Sementara Jubir Prabowo - Sandiaga

    “Deklarasi di Lampung hanyalah awal, yang akan dilanjutkan di berbagai kota di seluruh Indonesia,” kata Dasco.

    Dasco mengatakan, ia tak takut akan ada penolakan, seperti kepada #2019GantiPresiden. Pasalnya ia mengaku telah mengantongi izin dari polisi setempat. “Nggak (takut dihadang) tuh. Dari polisi boleh, kok,” kata Dasco saat dihubungi Tempo, Kamis 6 September 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.