Selasa, 18 September 2018

Sebut Banyak Pemilih Ganda dalam DPT, PKS Tolak Beberkan Data

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pipin Sopian, calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera. Awal karier politiknya dimulai dari staf ahli DPR. Foto: Pipin Sopian

    Pipin Sopian, calon legislatif dari Partai Keadilan Sejahtera. Awal karier politiknya dimulai dari staf ahli DPR. Foto: Pipin Sopian

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Pipin Sopian menolak membeberkan nama-nama pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap atau DPT yang disampaikannya beberapa waktu lalu. Ia berdalih nama-nama itu harus dijaga kerahasiaannya. “Kami tidak bisa beri tahu, yang penting setelah kami sebut ada 25 juta data pemilih ganda, KPU langsung bergerak,” kata Pipin di Gedung KPU, Rabu 5 September 2018.

    Dalam rapat pleno rekapitulasi data pemilih tetap (DPT) tingkat nasional pemilu 2019, Pipin mengatakan akan menyampaikan bukti konkrit temuannya itu kepada KPU untuk mengoreksi DPT yang dikeluarkan pada 12 Juli 2018. “Kami akan menyampaikan bukti konkrit bahwa kami benar mempunyai data ganda 25 juta itu,” kata Pipin.

    Baca:
    Banyak Data DPT Ganda, Bawaslu Minta KPU ... -
    KPU Minta Waktu 10 Hari untuk Menyempurnakan DPT Ganda ...

     

    Data ganda itu tercantum dalam nama pemilih 137 juta orang. Pipin mengaku menggunakan metode mencocokan nomor induk kependudukan pemilih. Hasilnya, menurut Pipin banyak orang terdaftar tiga sampai empat kali, bahkan ada yang mencapai 14 kali.

    Anggota KPU, Viryan menduga banyaknya jumlah temuan data ganda oleh kubu koalisi partai politik pengusung Prabowo-Sandi ini disebabkan oleh tidak lengkapnya NIK pada data yang diberikan kepada mereka. Pasalnya, tambah Viryan, empat angka NIK pada data itu sengaja disamarkan.

    Baca: KPU Bantah Data Pemilih Ganda Hingga 25 Juta

    Pipin membenarkan asumsi itu. Menurut dia, mereka memang kerepotan saat mencocokan data-data dalam DPT. Maka variabel pencarian pun ditambahkan dengan nama lengkap, dan tempat tanggal lahir pemilih.“Jadi kemungkinan kesaamaannya akan sangat susah karena memang tidak sama betul kegandaan itu.”

    Viryan membantah pernyataan Pipin meski mengakui ada kemungkinan data ganda. Namun jumlahnya, menurut dia, tidak akan sampai sebanyak itu. "Kalau sampai ganda 25 juta, insya Allah tidak."


    – ADVERTISEMENT ––
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.