KPK: Pejabat Negara Dapat Tiket Gratis Asian Games Harus Lapor

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri olahraga, Imam Nahrowi dan memberikan selamat kepada ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia Airlangga Hartarto saat menyaksikan Atlet Wushu Indonesia Lindswell Kwok memperoleh emas dalam Asian Games 2018 di, Jakarta, 20 Agustus 2018. Tempo/Amston Probel

    Menteri olahraga, Imam Nahrowi dan memberikan selamat kepada ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia Airlangga Hartarto saat menyaksikan Atlet Wushu Indonesia Lindswell Kwok memperoleh emas dalam Asian Games 2018 di, Jakarta, 20 Agustus 2018. Tempo/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta-Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK mengimbau penyelenggara negara yang menerima atau pun meminta tiket  Asian Games 2018 secara gratis agar melaporkannya ke KPK sebagai barang gratifikasi.

    "Kami mengimbau kepada penyelenggara negara yang menerima atau meminta tiket Asian Games gratis agar melaporkan ke KPK," Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat ditemui di kantornya Senin, 27 Agustus 2018.

    Baca: 3 Menteri Nonton Final Tenis Asian Games, Indonesia Raih Emas

    Febri menuturkan berdasarkan Pasal 12 B Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi dinyatakan gratifikasi mencakup pemberian uang, fasilitas, barang, pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan, tiket penginapan dan sebagainya.

    Karena itu, kata Febri, penyelenggara negara wajib untuk melaporkan gratifikasi tersebut dalam 30 hari kerja. Menurut Febri, jika ada penyelenggara yang tidak melaporkan gratifikasi tersebut, akan ada sanksi berupa administratif dan pidana.

    Simak: INASGOC Hentikan Distribusi Tiket Asian Games oleh Kiostix

    KPK, ujar Febri, sudah mendapatkan laporan jika ada penyelenggara meminta tiket gratis Asian Games. Permintaan tiket gratis, menurutnya, sudah menyalahi kewenangan sebagai penyelenggara negara.

    Febri berujar imbauan KPK ini tidak termasuk untuk undangan kedinasan atau undangan resmi untuk menghadiri Asian Games. "Seperti saat pembukaan atau penutupan," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.