Romi PPP Sebut Ada Jalur Dapur yang Menghubungi Mahfud MD

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD (kanan) memberi sambutan saat seleksi calon legislatif PSI di kantor DPP PSI, Jakarta, 22 April 2018. Mahfud mengaku menaruh harapan pada PSI sebagai partai baru yang belum memiliki catatan apa pun di bidang politik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD (kanan) memberi sambutan saat seleksi calon legislatif PSI di kantor DPP PSI, Jakarta, 22 April 2018. Mahfud mengaku menaruh harapan pada PSI sebagai partai baru yang belum memiliki catatan apa pun di bidang politik. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhammad Romahurmuziy atau Romi mengatakan telah bertemu dengan Mahfud MD untuk mengklarifikasi pernyataan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu di acara ILC TV One.

    Baca juga: Bertemu Mahfud MD, Romi PPP: Saya Dapat Penjelasan Utuh

    Dalam program itu, Mahfud MD blak-blakan mengenai cerita di balik kegagalannya menjadi calon wakil presiden atau cawapres Jokowi.

    Menurut Romi, ia mendapat penjelasan bahwa Mahfud MD menerima informasi bahwa akan dijadikan cawapres Jokowi dari tim di luar partai politik. Romi lewat akun Twitter-nya @MRomahurmuziy menyebut tim itu sebagai jalur dapur.

    "Kami saling memahami bahwa dalam proses nominasi cawapres Jokowi hingga pekan lalu, ada 2 jalur terpisah. Pak Mahfud dikomunikasi oleh 'jalur dapur' sejak 1 Agustus 2018, sementara 'jalur parpol' hampir tak mengkonfirmasi apapun," cuit Romi pada Jumat 17 Agustus 2018.

    Menurut Romi, komunikasi jalur parpol hanya oleh dirinya yang datang pada 27 Juli ke rumah Mahfud MD. Juga saat Mahfud ke rumah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Mpu Sindok pada Kamis 9 Agustus 2018. "Dalam pertemuan tanggal 27 Juli saya hanya menyampaikan 10 nama, tak ada kalimat "lucu-lucuan" untuk Prof Din," kata Romi. Din yang dimaksud adalah Din Syamsudin.

    Romi kemudian mengatakan hingga Jumat sore 10 Agustus seusai pertemuan di Resto Plataran bahwa memang ada jalur dapur yang meminta Mahfud MD mengukur baju dan menyiapkan dokumen. "Itulah mengapa saya menyatakan keberadaan beliau di dekat Plataran, barangkali inisiatif timsesnya," cuit dia.

    Saat dikonfirmasi, Romi tak mau menjelaskan apa yang ia maksud dengan jalur dapur tersebut.

    Baca juga: Polemik Cawapres Jokowi, Mahfud MD Diperhitungkan Karena Dua Hal

    Romi enggan menjelaskan apakah jalur dapur itu merupakan tim internal Jokowi seperti Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Staf Khsusu Presiden Sukardi Rinakit yang sempat disinggung oleh Mahfud MD. "Sesuai tweet, saya tidak akan menanggapi lagi soal ini," katanya saat dihubungi Tempo, Sabtu, 18 Agustus 2018.

    Berdasarkan cuitannya, Romi mengatakan baru tahu memang tim dapur menyiapkan sejumlah skenario.

    "Murni berdasarkan survei opini publik dan FGD para opinion leaders selama enam bulan terakhir," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.