Kota Solo Siapkan Aplikasi Tambal Ban Online, Apa Itu?

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rambu tambal ban. TEMPO/Tony Hartawan

    Rambu tambal ban. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Solo - Pemerintah Kota Solo tengah menyiapkan fasilitas untuk seluruh warga berupa tambal ban berbasis aplikasi di ponsel pintar, alias tambal ban online yang modern.

    Fasilitas ini diharapkan bisa membantu pengendara kendaraan di wilayah Kota Solo yang mengalami hambatan ban bocor di perjalanan.

    Penyediaan fasilitas itu akan merangkul beberapa penyedia jasa tambal ban. “Kami akan menyediakan aplikasinya,” kata Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Jum’at 17 Agustus 2018.

    Baca : Ratusan Pengemudi Ojekl Online Tetap Akan Berdemo 18-8-18, Sebab...

    Selain itu, Pemkot Surakarta juga akan menyediakan tujuh sepeda motor beroda tiga yang akan menjadi armada bergerak bagi penyedia jasa tambal ban. “Kendaraan itu merupakan CSR dari salah satu perusahaan,” kata Rudyatmo.

    Dia menjelaskan, masyarakat yang mengalami kebocoran ban di perjalanan bisa meminta bantuan melalui aplikasi Solo Destination. Aplikasi yang memuat berbagai informasi dan panduan wisata di Kota Surakarta itu telah dikembangkan sejak empat tahun silam.

    Tercatat, aplikasi itu telah terunduh di Play Store lebih dari 10 ribu kali. Rata-rata pengguna memberikan ulasan yang cukup baik sehingga aplikasi itu mendapatkan rating 4,4.

    Simak pula : 
    Beroleh Tambahan Remisi 2 Bulan, Ahok Bisa Bebas Januari 2019 Nanti

    “Keberadaan pengendara akan diketahui melalui perangkat GPS,” kata Rudyatmo. Penyedia jasa tambal ban akan bergerak menuju lokasi berdasarkan informasi dari GPS tersebut.

    Selain tengah menyiapkan fasilitas di aplikasi Solo Destination, Rudyatmo juga menyebut bahwa pihaknya tengah menyeleksi penyedia jasa tambal ban di Kota Solo yang akan menerima bantuan motor dan peralatan yang nilainya mencapai Rp 34,4 juta itu. Dia menyebut fasilitas itu sebagai salah satu upaya penataan kota. “Selama ini banyak tukang tambal ban yang mangkal di trotoar atau tempat umum lain,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.