Dana Desa Dorong Kabupaten Seluma Mengentaskan Ketertinggalan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dana Desa Dorong Kabupaten Seluma Mengentaskan Ketertinggalan

    Dana Desa Dorong Kabupaten Seluma Mengentaskan Ketertinggalan

    INFO NASIONAL - Disalurkannya dana desa sejak 2015 hingga 2017, memperbaiki tren pembangunan di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu. Angka kemiskinan dalam tiga tahun terakhir pun menurun. Pada 2015, angka kemiskinan mencapai 22,98 persen. Kemudian, menurun pada 2016 dan 2017, yakni menjadi sebesar 21,68 persen dan 20,73 persen.

    “Pemanfaatan dana desa di Kabupaten Seluma bergerak linier untuk mengobati penyakit ketertinggalan daerahnya. Ada pergerakan positif pada tiga indikator pembangunan, yakni laju pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan angka kemiskinan,” ujar Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Samsul Widodo, di Jakarta, Rabu, 15 Agustus 2018.

    Selain angka kemiskinan, lanjut Samsul, perbaikan Kabupaten Seluma sebagai daerah tertinggal di Bengkulu juga diperlihatkan melalui angka IPM. Data mencatat, IPM Kabupaten Seluma pada 2015 yakni sebesar 63,41. Kemudian meningkat pada 2016 sebesar 64,04 dan 2017 meningkat lagi menjadi 65. Tak hanya itu, laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Seluma juga meningkat dalam tiga tahun terakhir, yakni sebesar 4,32 persen (2015), menjadi 5,01 persen (2016), lalu menembus 5,81 persen (2017).

    Samsul meyakini, dana desa adalah stimulan bagi pembangunan daerah tertinggal. Dia pun berharap pemanfaatan dana desa bagi desa-desa di Kabupaten Seluma dapat digunakan untuk pembangunan sarana air bersih. Selain itu, lanjut dia, juga penting untuk membangun pasar desa sebagai upaya memberdayakan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

    “Masih terdapat 52,56 persen rumah tangga di Kabupaten Seluma sulit mengakses air bersih. Selain itu, mayoritas pasar desa di Kabupaten Seluma saat ini merupakan pasar tanpa bangunan. Kami dorong pasar desa dibangun secara permanen agar perekonomian masyarakat desa bisa lebih hidup. Tentu mekanismenya akan kembali kepada proses musyawarah desa yang berjalan,” katanya. 

    Percepatan pembangunan di Kabupaten Seluma, kata Samsul, harus melibatkan banyak pihak. Segala sumber daya dan sumber dana harus dikonsolidasikan untuk mendukung pengentasan Kabupaten Seluma. Kabupaten ini sendiri merupakan satu-satunya daerah tertinggal di Provinsi Bengkulu. Hal tersebut tercatat dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 131 Tahun 2015 Tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.