Jumat, 17 Agustus 2018

Kebakaran Savana di Gili Lawa Tak Ganggu Habitat Komodo

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan di Gili Lawa. shutterstock.com

    Pemandangan di Gili Lawa. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Kupang - Otoritas Balai Taman Nasional Komodo menyatakan kebakaran di Gili Lawa, kawasan wisata taman nasional tersebut tak mengganggu habitat hidup dari komodo.

    Kepala Taman Nasional Komodo Budi Kurniawan mengatakan kebakaran tersebut terjadi di lahan hutan di Gili Lawa Darat yang merupakan kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. "Kebakaran lahan seluas 10 hektare itu tidak menggangu habitat hidup dari Komodo, karena memangnya berada di Gili Lawa yang merupakan kawasan wisatanya wisatawan," kata dia pada Jumat, 3 Agustus 2018.

    Baca: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Savana Taman Nasional Komodo

    Namun kebakaran lahan di kawasan wisata tersebut telah mengganggu wisatawan yang sering berkunjung ke kawasan itu. Apalagi kawasan Gili Lawa terkenal dengan kawasan wisata savana serta wisata laut yang indah untuk menjadi spot untuk menikmati sunset dan sunrise.

    Kebakaran savana di Gili Lawa terjadi pada Rabu malam, 1 Agustus 2018. Petugas segera dikerahkan untuk memadamkan api yang menjalar di padang savana itu. Api bisa dipadamkan pada Kamis dini hari esok harinya.

    Baca: Sempat Dilahap Api, Ini 4 Kegiatan Seru Liburan di Gili Lawa

    Budi mengatakan penyebab kebakaran di Gili Lawa itu diduga akibat puntung rokok yang dibuang oleh pengunjung yang berwisata. Menurut dia, lokasi terjadinya kebakaran adalah spot treking dan foto. "Diduga kebakaran kawasan TNK itu karena putung rokok yang dibuang secara sengaja oleh pengunjung yang tak bertanggung jawab," kata dia.

    Ia pun mengimbau agar pengunjung tidak lagi sembarangan membuang puntung rokok di kawasan savana Gili Lawa atau di kawasan wisata Taman Nasional Komodo lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.