Soekarwo: Demokrat Jawa Timur Mendukung Jokowi di Pilpres

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kedua kiri) didampingi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (kedua kanan) dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kiri) memantau persiapan pembukaan kongres Partai Demokrat ke-IV di Hotel Shangrila, Surabaya, Jawa Timur, 11 Mei 2015. ANTARA/Zabur Karuru

TEMPO.CO, Jakarta-Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo mengatakan sebagian besar pengurus mendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Kecondongan Demokrat Jawa Timur ke Jokowi itu tak sejalan dengan langkah Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Demokrat yang merapat ke koalisi Prabowo Subianto.

Soekarwo menuturkan peta dukungan Demokrat Jawa Timur terlihat setelah para pengurus menjawab surat edaran DPP Demokrat tentang pilihan pengurus di kabupaten dan kota. "Hasilnya, kalau di Jawa Timur itu sebagian besar ke Pak Jokowi. Nomor dua, ke Pak Prabowo," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 2 Agustus 2018.

Baca: Gerindra: Demokrat Tetap Masuk Koalisi Meski Tak Ikut Pertemuan

Soekarwo menyadari hasil tersebut berbeda dengan langkah organisasi. Namun dia menilai setiap individu memiliki penilaiannya sendiri. "Ya kalau struktural pengurus digerakkan ke sana. Tapi kalau pribadi kan punya pendapat lain," ujarnya.

Gubernur Jawa Timur dua periode itu menuturkan dukungan untuk Jokowi tak hanya di Jawa Timur. Pengurus di beberapa daerah juga mendukung calon inkumben tersebut. Dia mengaku tak tahu alasan para pengurus itu mendukung Jokowi.

"Saya enggak bisa nanya pribadi sendiri-sendiri. Harus ngopi, rokokan dulu, harus panjang ceritanya," ujarnya. Namun dia belum memastikan peta dukungan di akar rumput. "Akar rumputnya masih saya temui, masih bergoyang-goyang."

Simak: Demokrat: Prabowo Minta SBY Jadi Mentor Menangkan Pilpres 2019

Ketika disinggung soal sikapnya sendiri, pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu tak menjawab lugas. Dia mengatakan masih bertahan di Partai Demokrat. "Kalau tanya pilihan ya jadi urusan pribadi masing-masing," katanya sambil tertawa.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Nias Sokhiatul Laoli juga menemukan kondisi serupa dengan Soekarwo. "Masih banyak yang memilih Jokowi dan suka Jokowi, walaupun kita adalah orang Demokrat," ujarnya.

Dia menuturkan, Demokrat Nias mengembalikan keputusan untuk mendukung kepada pribadi masing-masing pengurus. Alasannya, partai tak bisa memaksakan pilihan.






Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

10 menit lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

32 menit lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

44 menit lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

1 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

1 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

2 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

2 jam lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

2 jam lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.


Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

2 jam lalu

Istana Ganti Ponsel Sabrila, Siswi SMA yang Ponselnya Rusak Saat Kejar Jokowi

Pihak Istana Kepresidenan mengganti ponsel milik Sabrila, siswi SMA di Buton Selatan yang ponselnya rusak saat mengejar rombongan Presiden Jokowi.


Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

3 jam lalu

Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tertinggi di G20

Jokowi menjelaskan saat ini kondisi ekonomi global sedang sulit.