SBY Turun Gunung, Jokowi Vs Prabowo Diprediksi Menarik

Reporter

Presiden Jokowi di atas kuda tunggangan didampingi Prabowo Subianto menjawab wartawan, di Padepokan Garuda Yaksa, Desa Bojong Koneng, Hambalang, Bogor, 31 Oktober 2016. Humas Setkab/Rahmat

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan 'turun gunung' dalam pemilihan presiden 2019 mendatang. Dia memprediksi tarung ulang (rematch) Presiden Joko Widodo atau Jokowi melawan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bakal menarik.

Baca: Dua Jam Bertemu SBY, Prabowo: Kami Punya DNA yang Sama

"Pak SBY akan turun gunung. Rematch ini akan menarik," ujar Hinca di Hotel Gran Melia, Jakarta pada Senin malam, 30 Juli 2018.

Menurut Hinca, dalam pilpres kali ini SBY akan mengerahkan segala kemampuannya dalam upaya memenangkan calon yang diusung koalisinya. "Kami turun full, jadi rematch ini akan menarik. Tahun lalu, Pak SBY belum menggunakan kemampuannya," ujarnya. Pada Pemilu 2014, Demokrat abstain.

Baca: Resmi Berkoalisi, SBY Serahkan Urusan Capres ke Prabowo

Namun Hinca tidak menjelaskan secara detail seperti apa peran yang akan dijalankan SBY dalam pilpres kali ini. "Nanti kami umumkan menjelang tanggal 10 Agustus," katanya.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) menyampaikan keterangan pers bersama kepada wartawan seusai pertemuan tertutup di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin, 30 Juli 2018. Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pilpres 2019. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN

Sepuluh hari menjelang pendaftaran terakhir pasangan calon presiden, SBY sibuk bertemu dengan sejumlah petinggi partai untuk menjajaki koalisi. Senin, 30 Juli 2018, Demokrat resmi berkoalisi dengan Gerindra, setelah SBY bertemu Prabowo untuk kali kedua. Di hari yang sama, hanya berselang jam, SBY bertemu dengan Presiden PKS Sohibul Iman dan petinggi PKS lainnya.

Baca: SBY Bertemu Presiden PKS, Demokrat: Kalau Cocok, Kita Sama-sama

Pertemuan SBY dengan petinggi PKS tidak serta merta membuahkan kesepakatan bersama untuk koalisi di pilpres 2019. Meski begitu, SBY menyebut pertemuan dengan petinggi PKS itu sebagai langkah membuka lembaran baru.

"Pertemuan malam hari ini membuka lembaran baru untuk kami melanjutkan dalam pertemuan-pertemuan berikutnya lagi, dengan niat dan tujuan yang baik," ujar SBY usai menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri di Hotel Gran Melia, Jakarta pada Senin malam, 30 Juli 2018.






NasDem Serahkan Pemilihan Cawapres kepada Anies Baswedan

12 menit lalu

NasDem Serahkan Pemilihan Cawapres kepada Anies Baswedan

Surya Paloh mengatakan akan menyerahkan pilihan cawapres kepada Anies Baswedan


Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

20 menit lalu

Jokowi: Mungkin Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memberi sinyal bahwa pemerintah akan segera mengumumkan pandemi Covid-19 berakhir.


Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

30 menit lalu

Jokowi: Sebentar Lagi Akan Kita Nyatakan Pandemi Berakhir

Jokowi menyatakan ada kemungkinan pemerintah dalam waktu dekat bakal menyatakan pandemi Covid-19 berakhir. Ini sebabnya.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

1 jam lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Partai Demokrat Sambut Baik Anies Baswedan Jadi Capres Partai NasDem

1 jam lalu

Partai Demokrat Sambut Baik Anies Baswedan Jadi Capres Partai NasDem

Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief mengatakan partainya menyambut positif deklarasi Anies Baswedan menjadi capres dari Partai NasDem.


Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

2 jam lalu

Mengenal CEO HMNS, Sarjana Geologi yang Jadi Pengusaha Parfum Usai Tolak Freeport

Pendiri dan CEO perusahaan parfum HMNS itu memiliki latar belakang pendidikan yang jauh berbeda dengan bisnisnya saat ini. Seperti apa profilnya?


Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

2 jam lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan


Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

2 jam lalu

Tak Perlu ke Luar Negeri, Ganjar Ajak Warga Wisata ke Kampung Batik Kauman

Di Kampung Batik Kauman bisa ditemukan kurang lebih 1.000 desain batik mulai yang dari yang kuno hingga modern.


Cegah Krisis Pangan, Prabowo Dorong Lahan 100 Hektare di Cianjur Ditanami Jagung Hingga Singkong

2 jam lalu

Cegah Krisis Pangan, Prabowo Dorong Lahan 100 Hektare di Cianjur Ditanami Jagung Hingga Singkong

Prabowo mendorong pengelolaan lahan terpadu di Cianjur seluas 100 hektare ditanami jagung hingga singkong untuk mencegah krisis pangan.


Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

4 jam lalu

Pagi Ini, Mahfud MD Gelar Rapat Koordinasi Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Materi rakor soal tragedi Kanjuruhan yaitu perbaikan dunia persepakbolaan dan meneliti jika ada tindakan hukum, dan dugaan pelanggaran hukum