Kelakar Prabowo Mau Ajak SBY Ketemu untuk Nyanyi Bareng

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 02_berut_sbyprabowo

    02_berut_sbyprabowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berkelakar saat ditanya tujuannya bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia malah berkata mau mengajak SBY bernyanyi bareng.

    "Sebetulnya niat saya sama SBY bukan apa-apa. Pak SBY itu pintar nyanyi, saya mau undang beliau nyanyi," kata dia di kediamannya, di Jalan Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Juli 2018.

    Baca: Gerindra: Prabowo dan SBY Segera Bertemu Bahas Koalisi di Pilpres

    Prabowo mengatakan sudah latihan bernyanyi agar bisa mengimbangi kemampuan tarik suara SBY. Dia mengklaim sudah menyiapkan sejumlah tembang untuk pertemuan itu.

    Bekas komandan pasukan elite TNI ini mengaku tetap tak berani mengajak SBY berduet, meski sudah berlatih menyanyi. "Enggak berani saya duet sama beliau," kata dia.

    Selama dua periode menjabat presiden, SBY sudah menelurkan lima album berisi 40 lagu. Sedangkan Prabowo belum pernah menjajal peruntungannya di dunia tarik suara.

    Baca: Partai Demokrat: AHY Layak untuk Cawapres Prabowo karena Ganteng

    Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono mengatakan Parabowo dan SBY bakal bertemu dalam waktu dekat ini. Dia mengatakan kedua pimpinan partai politik itu akan membahas peluang membentuk koalisi dalam pilpres 2019. "Akan ada pertemuan antara Pak SBY dan Pak Prabowo beberapa hari ke depan," kata Ferry.

    Ferry mengatakan pertemuan antara Prabowo dan SBY merupakan tindak lanjut pertemuan sebelumnya antara Prabowo dan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan di rumah Kartanegara, Kamis, 5 Juli 2018. Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief lewat akun Twitter-nya mengatakan pertemuan itu membahas kondisi politik menjelang pilpres 2019 dan kemungkinan mengusung Prabowo dan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai pasangan capres dan cawapres 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.