Tim Forensik Polri Usut Penyebab Kapal Motor Lestari Bocor

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga dan petugas menyaksikan KM Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Juli 2018. Kapal mengalami kerusakan mesin setelah 15 menit perjalanan menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar. ANTARA/Mhumu

    Warga dan petugas menyaksikan KM Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa, 3 Juli 2018. Kapal mengalami kerusakan mesin setelah 15 menit perjalanan menuju Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar. ANTARA/Mhumu

    TEMPO.CO, Makassar - Tim laboratorium forensik Mabes Polri turun menyelidiki kasus kecelakaan laut Kapal Motor Lestari Maju di Perairan Kepulauan Selayar.

    "Tim labfor membantu tim olah tempat kejadian perkara dalam kapal, apa penyebab kecelakaan laut, " kata Kapolres Selayar Ajun Komisaris Besar Polisi Syamsu Ridwan, Rabu 4 Juli 2018.

    Ia menyebutkan bahwa tim labfor Polri terdiri dari empat orang yang dipimpin langsung Waka Labfor Cabang Makassar AKBP Kartono. Mereka akan bergabung dengan tim penyidik Polres Selayar.

    Baca:
    Musibah KM Lestari Maju, Total Korban Meninggal 29 Orang
    12 Penumpang KM Lestari Maju Ditemukan Meninggal Dunia

    Saat ini perwira dua bunga itu mengaku telah memeriksa nahkoda kapal Agus Susanto dan empat anak buah kapal. Mereka diperiksa karena mengetahui kejadian kebocoran kapal yang berakibat puluhan meninggal dunia. "Masih tahap penyelidikan, kalau ada unsur pidananya baru kita tingkatkan ke penyidikan," ucap Syamsu.

    Menurutnya pemeriksaan terhadap ABK dan nahkoda dilakukan secara maraton karena mereka mengalami langsung kejadian itu. Sehingga ia berjanji bakal menyelesaikan kasus ini secepatnya. "Kita juga telah membuat tim dari reskrim dan polisi air untuk menuntaskan perkara ini," tuturnya. "Pemilik kapal juga pasti kita ambil keterangannya,"

    Tak hanya itu, ia mengatakan tim juga masih akan melakukan pencarian atau evakuasi karena kemungkinan masih ada penumpang hanyut atau di atas kapal. "Besok (Kamis 5 Juli) masih dalam proses pencarian, kita harap tak ada korban jiwa lagi," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.