Diajak AHY Jadi Cawapres 2019, Begini Reaksi JK

Wakil Presiden Jusuf Kalla memeriksa makanan yang akan dibagikan kepada warga yang menghadiri halalbihalal di kediamannya di Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad, 17 Juni 2018. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang biasa disapa JK, mengaku tidak terpikir untuk maju dalam pemilihan presiden 2019 dan berpasangan dengan putra Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. "Saya tidak bisa berikan komentar tentang itu karena saya sendiri tidak tahu. Saya tidak memikirkan hal itu," kata JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018.

JK mengatakan politik bisa berubah-ubah. Jika ada yang menyebutkan masyarakat menginginkannya maju bersama AHY, JK menuturkan bahwa komentar tersebut tidak bisa mewakili seluruh masyarakat Indonesia. "Masyarakat Indonesia penduduknya 290 juta, yang punya hak pilih hampir 200 juta," ujarnya.

Baca: AHY Ajak Milenial Tidak Golput

Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan partainya tak menutup kemungkinan untuk mencalonkan dia berpasangan dengan Jusuf Kalla pada pemilihan presiden atau pilpres 2019. "Ya pasti, pasti semua opsi kami pertimbangkan," kata AHY di kantor AHY Foundation, Jakarta, Rabu, 13 Juni 2018.

Opsi pencalonan JK-AHY muncul beberapa waktu lalu. Opsi pencalonan JK-AHY ini menggaung setelah Partai Demokrat berencana membentuk koalisi kerakyatan pada pemilihan presiden 2019.

Simak juga: AHY Sebut Kritik kepada Pemerintah Adalah Suara Rakyat

Menurut AHY, Demokrat masih membuka peluang berkoalisi dengan partai mana pun. Dia mengatakan sampai saat ini sikap politik Demokrat masih cair. "Semua opsi kami hitung, kami harus cermat. Harus disesuaikan antara semangat optimisme, tapi juga dengan realitas politik," katanya.

AHY berujar Demokrat terus menjalin komunikasi kepada semua partai politik. Selain itu, Demokrat mempertimbangkan syarat presidential threshold 20 persen suara agar dapat mengusung calon presiden dan wakil presiden. "Katakanlah Demokrat sudah punya 10 persen. Nah, 10 persen lagi dari mana, siapa, siapa yang mengusungnya, ataupun partai mana yang kemudian mengusung siapa, dalam konteks membangun koalisi."






5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

17 jam lalu

5 Fakta di Balik Kemenangan SBY dan JK Pada Pilpres 2004, Memicu Renggang dengan Megawati?

Hari ini, 4 Oktober 2004 diumumkan kemenangan SBY - JK sebagai presiden dan wapres periode 2004 - 2009. Berikut beberapa fakta menariknya.


HUT Sumbar ke-77, Jusuf Kalla: Berpikir Seperti Orang Minang, Bekerja seperti Orang Jawa

1 hari lalu

HUT Sumbar ke-77, Jusuf Kalla: Berpikir Seperti Orang Minang, Bekerja seperti Orang Jawa

HUT Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ke-77 dihadiri Jusuf Kalla. "Orang Minang selalu pakai otak bukan otot," katanya.


Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

1 hari lalu

Mahkamah Agung Tolak Kasasi Moeldoko di Kasus KLB Partai Demokrat

MA menolak kasasi yang diajukan Kepala Staf Presiden atau KSP Moeldoko dalam kasus Kongres Luar Biasa Partai Demokrat di Deli Serdang, Sumut.


Partai Demokrat Ungkap Kedekatan Anies Baswedan dengan AHY

1 hari lalu

Partai Demokrat Ungkap Kedekatan Anies Baswedan dengan AHY

AHY disebut-sebut bakal disodorkan menjadi cawapres oleh Partai Demokrat untuk mendampingi Anies Baswedan.


Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

2 hari lalu

Survei Indikator: Elektabilitas AHY dan Puan Maharani Konsisten Menguat

Dalam simulasi 19 nama semi terbuka, Ketua Umum Partai Demokrat AHY berada di peringkat 5 dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani di peringkat 7.


Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

5 hari lalu

Soal Safari Politik Puan Maharani ke Partai Demokrat, Masinton: Masih Diatur Waktunya

Said Abdullah mengungkapkan bahwa Puan Maharani tetap akan berkunjung ke Partai Demokrat terlepas dari kritikan yang sering dilontarkan.


AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

5 hari lalu

AHY Sebut Lukas Enembe Sudah Empat Kali Terkena Stroke

AHY mengatakan telah bertemu dengan Lukas Enembe kemarin. Dia mengungkapkan kader Partai Demokrat itu telah terkena 4 kali serangan stroke.


Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

5 hari lalu

Partai Demokrat Siapkan Tim Bantuan Hukum bagi Lukas Enembe

Partai Demokrat menyiapkan bantuan hukum untuk kadernya sekaligus Gubernur Papua, Lukas Enembe, yang terjerat kasus korupsi oleh KPK.


Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

5 hari lalu

Partai Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe dari Jabatan Ketua DPD Papua

Lukas Enembe dinonaktifkan dari jabatan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Papua.


Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

5 hari lalu

Soal Kasus Lukas Enembe, AHY Duga Ada Intervensi Elemen Negara

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono membeberkan dua intervensi oleh elemen negara yang pernah dialami Lukas Enembe.