BNPT Diminta Jelaskan Metodologi Kampus Terpapar Radikalisme

Reporter

Editor

Amirullah

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius (tengah) bersama Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin (kiri) dan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Polri Bambang Sunarwibowo (kanan) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 19 September 2017. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Forum Rektor Indonesia meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menjelaskan metodologi dalam menentukan sebuah perguruan tinggi terpapar radikalisme.

"BNPT harus menjelaskan metodologi dalam menentukan kampus yang terpapar radikalisme," ujar Rektor Universitas Paramadina Firmanzah dalam diskusi Perspektif Indonesia di Jakarta Pusat, Sabtu, 9 Juni 2018.

Baca: BNPT Kategorikan ITS Terpapar Radikalisme, Rektor Tunggu Data

BNPT sebelumnya merilis hasil penelitian tentang tujuh perguruan tinggi negeri yang menjadi tempat berkembangnya radikalisme. Tujuh kampus tersebut adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya.

Firmanzah berpendapat, BNPT harus menjelaskan, kenapa sebuah perguruan tinggi dapat dikatakan sebagai kampus yang terpapar radikalisme dan sebaliknya, kenapa kampus yang lain tidak termasuk.

Menurut Firmanzah, langkah BNPT merilis daftar kampus tersebut berdampak terhadap dunia akademik. Saat ini, rilis kampus yang terpapar radikalisme tersebut sedang dalam pembahasan intensif dan mengundang perdebatan dalam Forum Rektor Indonesia.

Firmanzah menyayangkan BNPT yang tidak melibatkan perguruan tinggi dalam memetakan kampus yang terpapar radikalisme. "Apalagi ini isu yang sangat sensitif. Seharusnya, sebelum informasi ini disampaikan ke publik, BNPT mengundang kami dari perguruan tinggi untuk membahasnya," ujarnya.

Baca: BNPT Sebut Universitas Rentan Radikalisme, UI Punya Skema Ini

Dosen ilmu politik Universitas Islam Negeri Jakarta, Alimun Hanif, juga mempertanyakan hal yang sama. Dia mencontohkan Universitas Riau yang beberapa waktu lalu menjadi lokasi penangkapan terduga teroris. Dalam rilis BNPT, Universitas Riau justru tidak masuk.

Rilis BNPT tersebut, tutur Alimun, tentu perlu dicermati. "Metodologinya apa, kenapa kampus ini masuk, kampus lain tidak masuk. Misalnya, kampus di Riau yang ada penangkapan terduga teroris tidak masuk rilis," katanya.






Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari, BNPT: Ideologi Disebarkan Berkedok Dakwah

3 hari lalu

Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari, BNPT: Ideologi Disebarkan Berkedok Dakwah

Polda Metro Jaya menyerahkan tersangka Khilafatul Muslimin ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi pada Senin, 3 Oktober 2022.


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

12 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

22 hari lalu

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Abu Bakar Baasyir menerima kunjungan pimpinan BNPT pada Rabu 14 September 2022


Anies Baswedan Puji Hajatan Betawi yang Digagas Anggota DPD Dailami Firdaus

39 hari lalu

Anies Baswedan Puji Hajatan Betawi yang Digagas Anggota DPD Dailami Firdaus

Anies Baswedan, menghadiri acara Hajatan Betawi 3 yang digagas Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus.


Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

43 hari lalu

Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menilai guru bisa mengajarkan muridnya agar menjunjung kebhinekaan dan Pancasila sehingga terhindar dari radikalisme


Yasonna Sebut BNPT Sudah Terbitkan Rekomendasi Remisi Buat Umar Patek

44 hari lalu

Yasonna Sebut BNPT Sudah Terbitkan Rekomendasi Remisi Buat Umar Patek

Remisi terhadap Umar Patek mendapat sorotan. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah mendengar segala masukan.


Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

44 hari lalu

Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

Yasonna Laoly menyatakan remisi kepada Umar Patek sudah mendapatkan rekomendasi dari BNPT.


Pemerintah Telah Menyalurkan Kompensasi pada 650 Korban Kasus Terorisme

46 hari lalu

Pemerintah Telah Menyalurkan Kompensasi pada 650 Korban Kasus Terorisme

Secara keseluruhan, pemerintah mencatat sebanyak 1.370 korban terorisme masa lalu maupun korban terorisme pasca-lahirnya UU No. 5 Tahun 2018.


40 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucap Ikrar Setia pada NKRI

52 hari lalu

40 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucap Ikrar Setia pada NKRI

Ikrar setia pada NKRI dilakukan oleh para napi terorisme yang sudah mengikuti program deradikalisasi


Bedah Dua Buku Bamsoet, Hadapi Disrupsi Lawan Radikalisme dengan Revolusi Mindset

56 hari lalu

Bedah Dua Buku Bamsoet, Hadapi Disrupsi Lawan Radikalisme dengan Revolusi Mindset

Ketua MPR RI Bamsoet Ingatkan Pentingnya Lawan Radikalisme dan Demoralisasi Bangsa