Artis Lucky Hakim Berlabuh ke Partai NasDem

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lucky Hakim, anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi Partai Amanat Nasional, di sidang perdana paripurna MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 2 Oktober 2014. TEMPO/Frannoto

    Lucky Hakim, anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi Partai Amanat Nasional, di sidang perdana paripurna MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 2 Oktober 2014. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Bekasi - Artis sinetron Lucky Hakim berpindah partai dari Partai Amanat Nasional ke Partai NasDem. Spanduk Lucky dengan gambar partai besutan Surya Paloh itu beberapa hari terakhir bertebaran di Kota Bekasi, Jawa Barat.

    "Saya sudah berpindah partai dari yang lama ke yang baru, yaitu NasDem," kata Lucky ketika dikonfirmasi Tempo, Selasa, 22 Mei 2018.

    Baca: Kampanye untuk Ridwan Kamil, Begini Strategi Lucky Hakim

    Lucky mengaku ada beberapa sebab ia hengkang dari partai yang kini dinakhodai Zulkifli Hasan tersebut. Salah satunya, kata dia, karena sudah tidak sepaham lagi sehingga muncul perbedaan visi yang membuatnya tidak nyaman lagi.

    "Saya yakin mereka (PAN) juga tidak nyaman dengan keberadaan saya," ujarnya. "Karena tidak sepakat dengan berbagai kebijakan partai."

    Ia menepis berbagai spekulasi kepindahannya dari PAN ke NasDem. Berkembang isu bahwa Lucky tak mendapatkan rekomendasi untuk bertarung dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kota Bekasi tahun ini. "Ada isu pembajakan kader partai juga. Saya tegaskan rumor itu tidak benar," ucapnya.

    Lucky mengaku masuk ke NasDem pada 20 April 2018 setelah mundur dari PAN. Artinya, ia melanjutkan, hal itu dilakukan beberapa bulan setelah urusan rekomendasi untuk pilkada selesai. Selain itu, karena ada "ribut" setelah dirinya mendapatkan surat pergantian antar-waktu dari tugasnya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Januari lalu.

    Baca: Lucky Hakim Beri Komentar Pencalonan Vicky Prasetyo Lewat PAN

    Ia mengaku memilih NasDem karena tak ada mahar, sama seperti Ridwan Kamil ketika dipinang untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat. "Saya disambut luar biasa begitu masuk NasDem," tutur politikus yang pernah duduk di Komisi X DPR ini.

    Setelah bergabung dengan NasDem, artis sinetron religi ini mulai menyiapkan diri untuk pemilu legislatif 2019 di daerah pemilihan (dapil) Kota Bekasi dan Depok. "Target memperoleh satu dari enam kursi di dapil ini, saya yakin NasDem akan mendapatkan satu kursi," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.