Fahri Prediksi Jokowi Batal Nyapres, PDIP: Mungkin Calon Lain

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hasto Kristiyanto saat berdiskusi di Gedung TEMPO, Jakarta, 5 Januari 2018. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    Hasto Kristiyanto saat berdiskusi di Gedung TEMPO, Jakarta, 5 Januari 2018. TEMPO/Nufus Nita Hidayati

    TEMPO.CO, Jakarta- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menanggapi santai prediksi Fahri Hamzah yang mengatakan Joko Widodo atau Jokowi belum tentu mendapat tiket maju sebagai calon presiden (capres).

    Menurut Hasto, Jokowi pasti akan mengantongi tiket sebagai capres. "Jokowi sudah fixPDIP sudah mengumumkan," kata Hasto di kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Jakarta, Selasa, 24 April 2018.

    Baca: Fahri Hamzah Yakin Jokowi Tak Dapat Tiket Calon Presiden 2019

    Menurut Hasto, sejumlah partai sudah menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk kembali maju dalam pemilihan presiden 2019. Jadi, kata dia, tidak ada alasan Jokowi tidak mendapat tiket untuk kembali maju menjadi capres.

    "Kami mempertanyakan (komentar Fahri Hamzah). Mungkin maksudnya pasangan (calon) lain," ucapnya. Hasto mengatakan PDIP sudah pasti mengusung Jokowi karena telah dideklarasikan. "Bagi kami, partai politik yang diukur satu kata dan satu perbuatan."

    Simak: Elektabilitas Jokowi Naik Versi Kompas, Fahri Hamzah: Mirip Ahok

    Sebelumnya, Fahri meyakini Jokowi tidak akan mendapat tiket sebagai capres. Fahri memprediksi peta politik 2019 akan berubah.

    "Yang gagah-gagah seolah dapat tiket, tidak dapat nanti. Lain ini keadaan, situasi gawat tidak gampang diatur-atur. Pak Jokowi tidak dapat tiket," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 23 April 2018.

    IMAM HAMDI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.