Polri Usulkan Nonton Asian Games di Kantor Polsek dan Koramil

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Biro Penmas Brigadir Jenderal M Iqbal dan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto saat  menjajal jalur lari di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 13 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Kepala Biro Penmas Brigadir Jenderal M Iqbal dan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto saat menjajal jalur lari di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, 13 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akan mengambil peran untuk menggemakan perhelatan Asian Games 2018 yang berlangsung pada Agustus 2018 mendatang.

    "Semakin banyak masyarakat tahu, maka akan banyak dukungan yang diberikan," ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto dalam kunjungan ke markas Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC), Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 23 Maret 2018.

    Baca: Asian Games 2018: Atlet Indonesia Dapat Jaminan Asuransi

    Setya mengatakan, tugas utama Polri dalam Asian Games adalah pengamanan. Namun, dalam kapasitasnya di bidang humas, dia mengatakan akan turut mendiseminasi informasi terkait Asian Games 2018 kepada masyarakat.

    Salah satu program yang akan dilakukan Polri adalah branding Asian Games 2018 di semua gedung kepolisian, baik tingkat provinsi hingga Polsek. Selain itu, menurut Setyo, Polri tengah mengusulkan untuk mengadakan nonton bareng di kantor Polsek dan Koramil saat atlet Indonesia sedang bertanding.

    Baca: Obor Asian Games 2018 Akan Dibawa Berkeliling 18 Provinsi

    Wakil Ketua Pelaksana Asian Games 2018, Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi usulan Polri. Dia mengatakan, panitia akan membantu program dan rencana Polri tersebut.

    "Kami berharap Polri juga bisa menginformasikan ini ke pemegang hak siar Asian Games 2018 sehingga bisa mendapat dukungan secara total," kata Sjafrie.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.