Habiburokhman: Cawapres Prabowo Diumumkan Akhir Maret

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Bidang Hukum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan calon wakil presiden atau cawapres Prabowo Subianto bakal diumumkan dalam waktu dekat. Sampai saat ini cawapres Prabowo masih digodok.

    "Deklarasi calon wakil presiden yang mendampingi Pak Prabowo akhir Maret atau awal April ini," kata Habiburokhman saat ditemui di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu, 24 Maret 2018.

    Baca juga: Gerindra Berharap Pencapresan Prabowo Didukung 5 Partai

    Pada 15 Maret lalu, Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani mengatakan telah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi cawapres Prabowo. Daftarnya mencapai 15 orang dari partai maupun non partai.

    Menurut Habiburohkman, beberapa nama yang masuk dalam radar cawapres Prabowo antara lain Agus Harimurti Yudhoyono, Muhaimin Iskandar, Tuan Guru Bajang, Gatot Nurmantyo, Anis Matta, Sohibul Imam, dan Zulkifli Hasan.

    Saat ini, kata dia, internal partai sedang memikirkan kombinasi yang tepat untuk membuat elektabilitas Prabowo naik. Adapun salah satu pertimbangan dari pemilihan itu, yakni latar belakang dari cawapres.

    Ia menambahkan, keputusan partainya untuk kembali mengusung Prabowo capres tidak berdasarkan permintaan ketua umum partai tersebut, tapi merupakan permintaan para anggota.

    "Mulai dari pengurus ranting hingga ke pusat, semua sudah minta Pak Prabowo maju," kata Habiburokhman.

    Prabowo bersaing dengan Jokowi pada Pemilu 2014. Pada 23 Februari 2018, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengumumkan partainya kembali mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. Hingga kini PDIP masih menggodok cawapres Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.