Senin, 22 Oktober 2018

Soal Indonesia, Ini Nasehat Habibie ke Yuddy Chrisnandi

Reporter:
Editor:

Ali Akhmad Noor Hidayat

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duta Besar RI Untuk Ukrania Yuddy Chrisnandi membesuk mantan presiden Habibie di Munchen, Jerman 9 Maret 2018. Dok.  Yuddy Chrisnandi

    Duta Besar RI Untuk Ukrania Yuddy Chrisnandi membesuk mantan presiden Habibie di Munchen, Jerman 9 Maret 2018. Dok. Yuddy Chrisnandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi membesuk Bacharuddin Jusuf Habibie pada Jumat pekan lalu, 9 Maret. Presiden ke-3 RI ini mengalami pelemahan pada katup jantung dan penumpukan air di paru-parunya.

    Yuddy membesuk segera setelah mendengar kabar bahwa Habibie sakit dan dilarikan ke klinik Starnberg di Kota Munchen, Jerman. Dia mengisahkan, Habibie terlihat tetap ceria dan bersemangat kendati tengah menjalani pemeriksaan. Habibie, kata Yuddy, banyak menyampaikan nasihat dan gagasannya ihwal pembangunan Indonesia.

    "Meski dalam perawatan Pak Habibie masih tetap menggebu-gebu dalam menyampaikan nasihat-nasihatnya," kata Yuddy dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 Maret 2018.

    Simak: Cerita Jokowi Mengantar Pulang BJ Habibie Usai Acara PDIP

    Kata Yuddy, Habibie mengisahkan visinya tentang dirgantara Indonesia. Habibie juga berpesan agar Yuddy terus membantu Presiden Joko Widodo.

    "Kamu masih muda, kamu bantu Presiden Jokowi. Kamu itu kader saya," kata Habibie sebagaimana dikisahkan Yuddy.

    Hari ini, tim dokter juga melakukan pemasangan mitraclip untuk penanganan masalah jantung Habibie. Mitraclip merupakan klip kecil yang menangkap selebaran dari katup mitral untuk membuat dua lubang kecil di katup bocor. Prosedur itu dilakukan tanpa operasi tapi melalui kateter.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.