Megawati Tugaskan Hasto dan Prananda Bertemu AHY

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDIP, Megawati didampingi oleh Sekjen PDIP Hasto Krisyanto dan Kepala Sekolah Calon Kepala Daerah usungan PDIP di Wisma Kinasih, 12 Desember 2017. TEMPO/Irsyan

    Ketua Umum PDIP, Megawati didampingi oleh Sekjen PDIP Hasto Krisyanto dan Kepala Sekolah Calon Kepala Daerah usungan PDIP di Wisma Kinasih, 12 Desember 2017. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Denpasar - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri menugaskan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto untuk bertemu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Langkah ini dilakukan setelah sebelumnya AHY menyatakan ingin berdialog dengan Megawati.

    "Ibu Megawati menugaskan Mas Prananda dan saya. Kami akan mencari waktu yang tepat," katanya di sela kegiatan rapat kerja nasional III PDIP di Bali, Sabtu, 24 Februari 2018.

    Baca juga: Sekjen PDIP: AHY Meminta Bertemu Megawati

    Hasto menjelaskan dialog dengan partai lain untuk membangun kesepahaman tidak harus dalam bentuk kerja sama mengusung calon presiden dan wakil, tapi harus dimulai dengan hal-hal yang realistis terlebih dahulu. Misalnya upaya saling memahami visi, misi, maupun platform strategis di DPR terkait RUU KUHP.

    Bagi Hasto gambaran tentang arah koalisi ke depan sudah cukup jelas. "Kekuatan mayoritas di parlemen, itulah yang akan diinisiasi oleh PDI Perjuangan," ujarnya.

    PDIP, kata dia, harus segera membahas implementasi dari seluruh keputusan dan rekomendasi rakernas. "Kemudian kami akan memberikan ruang dialog dengan partai lain," ujarnya.

    baca juga: PDIP Akan Minta Masukan JK Terkait Calon Wapres Bagi Jokowi

    Terkait pencalonan Jokowi sebagai capres 2019, kata Hasto, Partai Perindo sudah menyatakan dukungan kepada Jokowi sebagai calon presiden 2019-2024.

    "Bagaimana dengan PSI? Itu juga akan kami coba," katanya. Hasto menyebutkan bahwa PDIP sedang menjajaki kemungkinan kerja sama dengan partai Demokrat dan Gerindra.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.