Longsor Brebes, Evakuasi Korban Terkendala Medan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diambil dari video memperlihatkan warga melihat tanah longsor yang terjadi di Brebes, Jawa Tengah, 22 Februari 2018. Bencana tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat para petani sedang beraktivitas di sawah mereka. Instagram/edeetdr/Dede Setiawan/via REUTERS

    Foto yang diambil dari video memperlihatkan warga melihat tanah longsor yang terjadi di Brebes, Jawa Tengah, 22 Februari 2018. Bencana tanah longsor itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, saat para petani sedang beraktivitas di sawah mereka. Instagram/edeetdr/Dede Setiawan/via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Bencana longsor Brebes terjadi tepatnya di wilayah perbukitan di Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes pada Kamis, 22 Februari 2018. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan hingga saat ini Tim SAR gabungan masih fokus melakukan pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah.

    Data sementara saat ini terdapat 5 korban meninggal, 18 korban hilang, dan 14 korban luka-luka. “Semua korban sudah dikenali identitasnya,” kata Sutopo dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 22 Fberuari 2018.

    Baca juga: Bencana Longsor di Brebes, Belasan Petani Diduga Tertimbun

    Delapan belas korban yang hilang tersebut, kata Sutopo, diduga tertimbun longsor dan  hanyut ke Sungai Cigunung.

    Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Satpol PP, Polhut, PMI, Tagana, relawan, NGO dan masyarakat masih belum bisa melakukan evakuasi terhadap korban dikarenakan medan yang sangat sulit. “Yang masih dilaksanakan adalah penyisiran sepanjang sungai untuk mencari korban hanyut lainnya,” ucapnya.

    Menurut Sutopo, pencarian akan dilakukan selama 7 hari. Jika dalam waktu 7 hari tersebut belum ditemukan maka akan dilanjutkan 7 hari berikutnya. Sutopo menjelaskan tidak mudah mencari korban yang tertimbun longsor. Hal itu dikarenakan adanya kendala di lapangan seperti adanya potensi longsor susulan, material tanah gembur, luas, tebal dan cuaca yang berpotensi hujan.

    Sutopo mengatakan sampai saat ini pencarian masih dilakukan secara manual. “Alat berat belum dapat digunakan. Pencarian akan menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Jika gelap, apalagi hujan maka pencarian akan dihentikan sementara,” ucap dia.

    Berikut identitas korban longsor dari 5 meninggal, 18 orang hilang dan 14 luka-luka adalah berikut:
    5 korban meninggal:
    Hj. Karsini 56 th, Dk. Cogreg Rt 02 rw 02 Ds. Pasirpanjang.
    Casto, 48 th, Dk. pabelokan Bentarsari, Salem, dagang.
    B. Wati, 80 th, petani, Dusun Johogan Desa Pasirpanjang.
    Radam, 59 th,  Cikokol Jipang Bantarkawung.
    Kiswan, 45 th, Desa Pasirpanjang.

    14 orang luka-luka dan dirawat:
    Dadang, 45 th, Ds. Pasirpanjang.
    Wartiah, 50 th, Ds. Pasirpanjang.
    Minarto, 50 th, Ds.  Pasirpanjang.
    Anto, 38 th, Ds. Bentar.
    Caski, 50 th, Ds. Pasirpanjang.
    Eri pujiarti, 50 th, Ds. Pasirpanjang.
    Wati, 37 th, Ds. Pasirpanjang.
    Mulyono, 50 th, Ds. Pasirpanjang.
    Turti, 46 th, Ds. Pasirpanjang.
    Kartoyo, 69 th, Ds. Pasirpanjang.
    Azam, 45 th, Ds. Pasirpanjang.
    Dasri, 47 th, Ds. Wanoja.
    Indi, 19 th,  Ds. Bentar.
    Durti, 60 th, Ds.

    18 orang hilang:
    Rasminah, Ds. Pasirpanjang.
    Turkiah, Ds. Pasirpanjang.
    Haryanto, Ds. Pasirpanjang.
    Daswa, Ds. Pasirpanjang.
    Tarsinah, Ds. Pasirpanjang.
    Sujono, Ds. Pasirpanjang.
    Kuswanto, Ds. Pasirpanjang.
    Tewol, Ds. Pasirpanjang.
    Rustam, Ds. Bentar.
    Ajid, Ds. Bentar.
    B. Casti, Ds. Pabuaran.
    Marsui, Ds. Ciputih.
    Wartinah, Ds. Ciputih.
    Wahyu, Ds. Salem.
    Suwiryo, Ds. Pasirpanjang 
    B. Sarmah, Ds. Pasirpanjang.
    B. Darsip, Ds. Pasirpanjang.
    Warnoto, Ds. Ciputih.

    Data sementara ini dapat berubah-ubah disesuaikan kondisi di lapangan. Data orang hilang akibat longsor Brebes berdasarkan laporan warga sekitar di Kecamatan Salem.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.