9 Capres dan Cawapres PKS, Dari Aher hingga Tifatul Sembiring

Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al-Jufri bersama Presiden PKS Sohibul Iman dan jajaran berfoto bersama dengan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada acara Konsolidasi pasangan Calon Kepala Daerah PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, 4 Januari 2018. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Yogyakarta - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS merekomendasikan sembilan nama kader untuk menjadi bakal calon presiden dan wakil presiden 2019 seperti Ahmad Heryawan, Hidayat Nur Wahid, hingga Tifatul Sembiring. Nama-nama itu merupakan keputusan dari Majelis Syuro untuk maju pada pemilihan presiden dan wakil presiden mendatang.

“Beberapa tahun ini PKS banyak menang di pemilihan kepala daerah, 2018 kami targetkan 60 persen menang. Ini menjadi modal, PKS bisa meraih 2 digit pada pemilu 2019,” kata Al Muzammil Yusuf, ketua Tim Pemenangan Pemilu PKS di sela acara Rembug Legislator Nasional PKS dan Ngaji Budaya di Yogyakarta, Rabu, 14 Februari 2018.

Baca juga: Presiden PKS: Koalisi Pilkada 2018 Batu Loncatan Pilpres 2019

Sembilan calon presiden dan wakil presiden dari PKS tersebut di antaranya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat RI Irwan Prayitno yang kini menjabat Gubernur Sumatera Barat. Lalu ada Presiden PKS M Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro Salim Segar Al-jufri, mantan Menkominfo Tifatul Sembiring. Kemudian ada nama Ketua DPP PKS Al Muzammil Yusuf dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Muzammil menyatakan, pada 2017, partai ini menang 54 persen pada 95 daerah yang ada pemilihan kepala daerah. Pada 2018, ditargetkan menang 60 persen. PKS mengikuti 135 pemilihan kepala daerah dari 171 pemilihan kepala daerah.

Untuk kepentingan politik ini, partai mengerahkan kekuatan kader, baik pengurus dan para legislator, juga para pemilih pemula. Para pemilih pemula dan yang masih muda juga tidak hanya menjadi obyek partai. Namun mereka juga menjadi subyek. Mereka ditawari menjadi calon legislator.

“Di survei-survei, PKS masih rendah, tapi kenyataannya hasilnya 1,5 kali hasil survei,” kata Muzammil.

Ia menegaskan, untuk mengusung calon presiden/wakil presiden tidak bisa satu partai politik. Karena syaratnya harus 20 persen. Padahal tidak ada satu partai pun yang memenuhi syarat itu. “Harus berkoalisi, kami masih aktif melakukan komunikasi dengan partai lain,’ kata dia.

Rahmat, sekretaris I Tim Pemenangan Pemilu PKS, menyatakan di setiap daerah yang ada pilkada, partai ini sudah solid. Tidak ada wacana lain, para kader dan anggota legislatif dari partai ini satu suara mendukung calon yang sudah ditetapkan.  “Kalau calon sudah ditetapkan, maka kami solid, tidak ada wacana lain,” kata dia.



PKS



Anies Baswedan Bersiap Hadapi Urusan Berikutnya usai Lengser dari Balai Kota

38 hari lalu

Anies Baswedan Bersiap Hadapi Urusan Berikutnya usai Lengser dari Balai Kota

"Kalau sudah selesai satu urusan, kita bersiap dengan urusan yang berikutnya," kata Anies Baswedan sambil mengutip Surat Al-Insyirah ayat 7


Jabatannya Habis Oktober 2022, Anies Baswedan: Insya Allah Tetap Ada di Jakarta

38 hari lalu

Jabatannya Habis Oktober 2022, Anies Baswedan: Insya Allah Tetap Ada di Jakarta

Anies Baswedan mengatakan meski tugasnya sebagai gubernur DKI Jakarta selesai Oktober mendatang ia tidak akan meninggalkan Jakarta


Anies Baswedan: Selesai Oktober Istirahat Dulu Baru Kerja Lagi yang Berikutnya

38 hari lalu

Anies Baswedan: Selesai Oktober Istirahat Dulu Baru Kerja Lagi yang Berikutnya

"Setelah selesai Oktober tuntas di Jakarta, besoknya ke mana habis itu?" tanya Anies Baswedan yang dijawab kader PKS dengan teriakan 'Presiden'.


Anies Baswedan Hadiri Acara Jalan Sehat PKS, Sorakan Presiden Menggema

38 hari lalu

Anies Baswedan Hadiri Acara Jalan Sehat PKS, Sorakan Presiden Menggema

PKS bakal memilih calon presiden dan wakil presiden yang memiliki karakter nasionalis-religius. Anies Baswedan masuk daftar


Anies Baswedan Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, PKS: Puskesmas Bukan Pusat Kesakitan Masyarakat

55 hari lalu

Anies Baswedan Ubah Rumah Sakit Jadi Rumah Sehat, PKS: Puskesmas Bukan Pusat Kesakitan Masyarakat

PKS memuji Anies Baswedan yang mengubah nama rumah sakit jadi rumah sehat dengan mengatakan Puskesmas bukan Pusat Kesakitan Masyarakat.


Anies Baswedan Jelaskan Jamkrida Minta Naik Modal dari Rp 400 Miliar Jadi Rp 1,6 Triliun, Puji PKS

56 hari lalu

Anies Baswedan Jelaskan Jamkrida Minta Naik Modal dari Rp 400 Miliar Jadi Rp 1,6 Triliun, Puji PKS

Anies Baswedan menjawab pertanyaan perihal peningkatan modal dasar yang diajukan PT Jamkrida dari Rp 400 miliar menjadi Rp 1,6 triliun.


PKS Gugat Presidential Threshold ke MK, Muzammil: Kami Beda dengan Belasan Gugatan Sebelumnya

27 Juli 2022

PKS Gugat Presidential Threshold ke MK, Muzammil: Kami Beda dengan Belasan Gugatan Sebelumnya

PKS buka suara soal dasar gugatan Presidential Threshold (PT) 20 persen ke Mahkamah Konstitusi (MK).


PKS Sambut Positif Ide Memasukkan Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi ke Provinsi Jakarta

13 Juli 2022

PKS Sambut Positif Ide Memasukkan Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi ke Provinsi Jakarta

PKS DPRD DKI Jakarta menilai positif usulan memasukkan Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi ke Jakarta Raya sesuai yang didengungkan Wali Kota Depok.


PKS Pastikan Rapimnas Besok Bahas Capres dan Koalisi

19 Juni 2022

PKS Pastikan Rapimnas Besok Bahas Capres dan Koalisi

Rapimnas PKS akan mengeluarkan rekomendasi calon presiden dan koalisi untuk kemudian diputuskan oleh Majelis Syuro.


Sekjen PKS: Bersabarlah Pak Anies

29 Mei 2022

Sekjen PKS: Bersabarlah Pak Anies

"Pak Muhaimin kalau dilamar jangan kaget-kaget, Pak Anies, Pak Sandi (Sandiaga Uno), atau siapa pun. Moga-moga ada jodoh," kata Sekjen PKS