Minggu, 27 Mei 2018

Jokowi di Ambon, Gubernur Tunjukkan Hindu Center dan Budha Center

Reporter:
Editor:

Elik Susanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri Kongres ke-30 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Provinsi Maluku, 14 Februari 2018. Foto: Kris - Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri Kongres ke-30 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Universitas Pattimura (Unpatti), Kota Ambon, Provinsi Maluku, 14 Februari 2018. Foto: Kris - Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau proyek padat karya di Desa Batu Merah, di Ambon, Provinsi Maluku, Rabu, 14 Februari 2018. Ini salah satu rangkaian agenda Presiden dalam kunjungan ke Ambon, Maluku.

    Menumpang pesawat Kepresidenan Indonesia 1, Jokowi dan rombongan tiba di Bandar Udara Pattimura pada Selasa malam, 13 Februari 2018 sekitar pukul 20.00 WIT. Di bandara, Jokowi disambut Gubernur Maluku Said Assagaff, Panglima Kodam XVI/Pattimura Mayor Jenderal TNI Suko Pranoto dan Kepala Polda Maluku Insepektur Jenderal Deden Juhara.

    Baca: Ketika Jokowi Tinjau 2 Lokasi Proyek Padat Karya

    Jokowi langsung menggelar acara makan malam di Imperial Resto, Ambon, sekitar 100 meter dari Hotel Amaris tempatnya menginap. Di restoran ini Jokowi melayani warga yang ingin bertemu dan berjabat tangan. Warga pun berebut untuk mendapatkan kenang-kenangan bersalaman dengan Kepala Negara yang juga didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi.

    Presiden Joko Widodo meninjau padat karya tunai untuk normalisasi sungai di Desa Batu Merah, di Kota Ambon, Provinsi Maluku, 14 Februari 2018. Program ini bertujuan agar masyarakati di Desa Batu Merah terlepas dari bencana banjir yang sering terjadi di musim hujan. Foto: Kris - Biro Pers Setpres

    Gubernur Said mengatakan, warganya mengapresiasi kunjungan Presiden. Said berharap kedatangan Presiden kali ini selain menghadiri kongres HMI, juga akan meresmikan Hindu Center dan Budha Center. Menurut Said, di Maluku saat ini sudah ada Islamic Center, Kristen Center dan Katholik Center. Karena itu dibangun pula Hindu Center dan Budha Center. "Saya ingin Maluku yang menjadi laboratorium kerukunan hidup beragama bagi Indonesia," kata Said seperti dikutip dari Antara.

    Jokowi memulai agendanya di Ambon pada pukul 07.45 WIT dengan meninjau proyek padat karya tunai untuk normalisasi sungai.  Proyek yang di bawah pengawasan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ini bertujuan supaya masyarakati Desa Batu Merah terlepas dari banjir. Nilai proyek tersebut Rp 296 juta dan lama pekerjaan 28-30 hari.

    Baca: Jokowi Perintahkan Padat Karya Tunai untuk Dorong Pertumbuhan

    Seperti rilis Biro Pers Kepresidenan yang diterima Tempo, Presiden Jokowi juga didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono saat meninjau pelaksanaan padat karya tunai di kota tanpa kumuh (Kotaku) yang diawasi Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. “Saya ingin memastikan bahwa program-program tersebut berjalan dan masyarakat mendapatkan manfaat dari program yang ada,” kata Jokowi.

    Presiden Joko Widodo menyapa warga saat meninjau pelaksanaan Padat Karya Tunai Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang berada di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, 14 Februari 2018. Foto: Kris - Biro Pers Setpres

    Program padat karya tunai lainnya, yaitu di Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon berupa jalan rabat beton sepanjang 2.590 meter. Nilainya Rp 860 juta dan saluran drainase sepanjang 350 meter dengan biaya Rp 242 juta. Jumlah pekerja yang terlibat sebanyak 28-30 orang dan ditargetkan selesai selama 3 bulan.

    Seusai meninjau proyek, Presiden Jokowi melakukan serangkaian kegiatan lain di antaranya memberi sambutan pada Pembukaan Kongres ke-30 dan Peringatan Dies Natalis ke-71 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Auditorium Universitas Pattimura, Ambon. Dalam sambutannya, Jokowi menceritakan bagaimana suasana meninjau program padat karya.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.