Ditanya Pers Soal Deklarasi Capres, Prabowo: Kalian Mancing Saja

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, 18 Oktober 2017. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat berpidato dalam acara Konferensi Nasional Partai Gerindra di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, 18 Oktober 2017. ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto belum mau menanggapi soal permintaan kadernya untuk mendeklarasikan diri sebagai calon presiden di Pemilu 2019 nanti.

    "Masih lama ini. Agustus, kan, masih lama," kata Prabowo di Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra, Jakarta pada Senin, 29 Januari 2018. Agustus 2018 adalah masa pendaftaran calon presiden dan wakil presiden 2019.

    Baca juga: Prabowo: Verifikasi Faktual KPU, Kami Terpaksa Tertib Organisasi

    "Ya nanti kita lihatlah," kata Prabowo sambil bergegas masuk ke mobilnya. "Kalian ini mancing-mancing saja," tuturnya sambil tertawa.

    Sebelumnya, Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut, kader Gerindra meminta agar deklarasi Prabowo sebagai capres dilakukan dalam waktu dekat. Riza mengatakan, ada usulan agar deklarasi Prabowo sebagai calon presiden dilakukan saat perayaaan ulang tahun Partai Gerindra Gerindra pada 6 Februari.

    Anggota Komisi II DPR ini mengatakan, sejauh ini seluruh kader partainya sudah bulat untuk mendukung Prabowo Subianto kembali maju dalam pencalonan presiden. Hanya saja, Gerindra masih menunggu waktu yang tepat untuk deklarasi secara resmi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.