Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR, Setya Novanto: Sudah Saatnya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e- ktp sesaat sebelum sidang dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 11 Januari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

    Setya Novanto, tersangka kasus korupsi e- ktp sesaat sebelum sidang dimulai di Pengadilan Tipikor, Jakarta, 11 Januari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Setya Novanto, turut memberikan komentar ihwal Ketua DPR yang baru, Bambang Soesatyo, atau Bamsoet. Hal tersebut ia sampaikan sebelum menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat.

    "Bagus. Kita doakan Bamsoet bisa berbuat untuk kepentingan pemerintah," kata Setya, di Pengadilan Tipikor, pada Senin, 15 Januari 2018.

    Baca: Di Balik Penunjukan Bambang Soesatyo Jadi Ketua DPR

    Setya menganggap memang sudah saatnya Bambang Soesatyo menjadi Ketua DPR. Menurut dia, Bambang adalah orang berpengalaman. "Memang sudah saatnya Pak Bamsoet menjadi (Ketua DPR), karena beliau sudah banyak pengalaman dan belajar di partai," ujarnya.

    Kepada Bambang, Setya Novanto berpesan untuk memenuhi keinginan rakyat. Dia juga yakin Bambang bisa bekerja sama dengan wakil-wakil lainnya.

    Fraksi Partai Golkar resmi mengumumkan Ketua Komisi Hukum DPR Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR pengganti Setya Novanto, hari ini. Pengumuman itu disampaikan di ruang rapat Fraksi Golkar, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

    Baca: Bambang Soesatyo Resmi Diumumkan Menjadi Ketua DPR

    "Setelah pembahasan dan mekanisme yang ada di Partai Golkar, juga pertimbangan dari tokoh-tokoh Golkar, Bambang Soesatyo yang dipilih menjadi Ketua DPR," kata Airlangga.

    Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji sebelumnya mengatakan Bambang terpilih di antara enam politikus karena dia dianggap lebih senior dan berpengalaman. "Di antara enam nama, dia yang bisa membereskan urusan ini," tutur Sarmuji. Kader partai beringin yang sempat masuk bursa Ketua DPR adalah Aziz Syamsuddin, Zainudin Amali, Kahar Muzakir, Agus Gumiwang, dan Rambe Kamarul Zaman.

    Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar pun mengirim nama Bambang Soesatyo ke Dewan Pembina Golkar untuk dimintai pertimbangan. Malam tadi, Dewan Pembina Golkar menggelar rapat terkait dengan hal tersebut, dan Ketua Dewan Pembina Golkar Aburizal Bakrie menyatakan pihaknya menyetujui penunjukan Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

    "Dewan Pembina Partai Golkar dapat menyetujui dan mendukung penetapan saudara Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR RI," kata Aburizal. Politikus Golkar, Ahmad Noor Supit, juga mengatakan salah satu alasan partainya memilih Bambang Soesatyo menggantikan Setya Novanto adalah dia dianggap dapat berkomunikasi dengan semua partai dan lintas fraksi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?