Jokowi Jadi Korban Hoax, Istana Merespons

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi beristirahat di kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta, 31 Desember 2017. Pada malam sebelumnya, Jokowi juga menyempatkan menyusuri Jalan Malioboro bersama anak dan cucunya. Biro Pers Istana Kepresidenan.

    Presiden Jokowi beristirahat di kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta, 31 Desember 2017. Pada malam sebelumnya, Jokowi juga menyempatkan menyusuri Jalan Malioboro bersama anak dan cucunya. Biro Pers Istana Kepresidenan.

    TEMPO.CO, Jakarta - Istana menanggapi beredarnya sebuah pesan berantai hoax di media sosial yang berisi pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi). Di situ disebut Jokowi berbicara tentang adanya ancaman terhadap keamanan di Tanah Air dari sejumlah kelompok masyarakat terkait dengan hasil pilkada DKI Jakarta 2017.

    Menanggapi pesan viral tersebut, pihak Istana membantahnya. "Istana Kepresidenan memastikan bahwa pesan berantai tersebut merupakan berita bohong atau hoax," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin dalam siaran pers, Selasa, 2 Januari 2018.

    Baca juga: Staf Kepresidenan Sebut 3 Isu Hoax yang Sering Menyerang Jokowi

    Bey mengatakan, dalam hoax itu, disebutkan Jokowi menyampaikan pidato di Stadion Utama Senayan di depan seratus ribu hadirin. Jokowi disebutkan menyampaikan tanggapan atas maraknya aksi demonstrasi setelah pilkada DKI Jakarta.

    Bey menegaskan, Jokowi tidak pernah menghadiri acara dimaksud, apalagi menyampaikan pidato yang ada dalam pesan tersebut. "Dapat dipastikan pula bahwa penyebaran pesan berantai tersebut merupakan ulah pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Bey.

    Dalam berbagai kesempatan, dia melanjutkan, Jokowi selalu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menghentikan maraknya penyebaran berita bohong atau hasutan yang mengandung fitnah dan kebencian.

    “Marilah bersama-sama kita hentikan penyebaran berita bohong atau hasutan, yang mengandung fitnah dan kebencian di media sosial. Mari kita tunjukkan nilai-nilai kesantunan dan nilai-nilai kesopanan sebagai budaya Indonesia,” kata Bey mengutip pidato Jokowi di Istana Merdeka, 8 Juni 2017.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.