Jokowi Minta Dampak Cuaca Ekstrem terhadap Pangan Diantisipasi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kiri), Menpora Imam Nahrawi (keempat kanan), Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (ketiga kanan) dan Ketua Pelaksana INASGOC Erick Thohir meresmikan empat venue Asian Games di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, 2  Desember 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (kedua kiri) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kiri), Menteri Keuangan Sri Mulyani (ketiga kiri), Menpora Imam Nahrawi (keempat kanan), Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (ketiga kanan) dan Ketua Pelaksana INASGOC Erick Thohir meresmikan empat venue Asian Games di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, 2 Desember 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta dampak cuaca ekstrem terhadap produksi pangan bisa diantisipasi. Meski hingga kini belum ada dampak, namun cuaca ekstrem masih bisa berlanjut hingga Januari nanti.

    "Kita harus mengantisipasi dampak cuaca ekstem ini terutama pada produksi pangan," kata Jokowi di kolam renang di kompleks Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 2 Desember 2017.

    Baca: Cuaca Ekstrem Hingga Maret 2018, Ini Antisipasi Kementerian PUPR

    Menurut Jokowi, cuaca ekstrem yang terjadi saat ini memang belum berdampak langsung pada produksi pangan. Namun, kata dia, apabila tidak diantisipasi, bisa saja dampaknya akan dirasakan pada bulan depan.

    Karena itu, Jokowi meminta penanganan bencana dilakukan sebaik mungkin. "Terutama jalur-jalur logistik, jangan sampai putus karena adanya bencana. Ini juga harus betul-betul diantisipasi dan diwaspadai," ujar Jokowi.

    Jokowi juga meminta masyarakat berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem yang sedang terjadi. Sebab, hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi bisa membahayakan siapa pun.

    Baca: BMKG: Ada Siklon Tropis Cempaka, Waspadai Cuaca Ekstrem

    Presiden juga telah memerintahkan BNPB, TNI, Polri, Basarnas, kementerian terkait, pemerintah daerah untuk waspada dan membantu masyarakat dalam menangani cuaca ekstrem ini. "Apabila ada bencana, secepatnya dibantu," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.