797 Botol Vodka Diselundupkan Melalui Hercules TNI AU di Wamena

Reporter:
Editor:

Iqbal Muhtarom

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Hercules TNI AU disiagakan di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, 31 Maret 2016. TNI menyiagakan armada dan pasukan tempur di Tarakan, Kalimantan Utara, terkait peristiwa penyanderaan 10 WNI oleh kelompok Militan Abu Sayyaf. ANTARA/Fadlansyah

    Pesawat Hercules TNI AU disiagakan di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, 31 Maret 2016. TNI menyiagakan armada dan pasukan tempur di Tarakan, Kalimantan Utara, terkait peristiwa penyanderaan 10 WNI oleh kelompok Militan Abu Sayyaf. ANTARA/Fadlansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Papua mengamankan sebanyak 797 botol minuman beralkohol merek Vodka yang diangkut oleh pesawat Hercules TNI AU di Bandara Wamena, Papua. Ratusan botol Vodka itu dimasukkan ke dalam 32 ember cat.  

    Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Ahmad Kamal mengatakan terungkapnya penyelundupan ratusan botol vodka itu bermula dari kecurigaan anggota terhadap isi dari ke 32 ember cat yang baru diturunkan dari pesawat Hercules TNI AU.

    Baca juga: Bea Cukai Malang Bongkar Penjualan Miras Ilegal

    Kamal mengatakan  pesawat Hercules TNI AU itu tiba di Wamena pada Rabu, 29 November 2017. Pesawat tersebut  dari Merauke dengan membawa berbagai barang kebutuhan masyarakat seperti sembako, semen, dan minuman kemasan.  “Serta cat yang ternyata berisi minuman beralkohol jenis Vodka," kata Kamal, Kamis, 30 November 2017 di Jayapura Papua.

    Kamal mengatakan dari hasil penyelidikan yang dilakukan terungkap pemilik ratusan minuman beralkohol adalah AS, 38 tahun. Saat ini ke 797 botol vodka dan AS sudah diamankan di Mapolres Jayawijaya di Wamena.

    Baca juga: Bea Cukai Tanjung Perak Musnahkan Miras Senilai Rp 1,2 Miliar

    Adapun Komandan Pangkalan Udara Jayapura Kolonel Yani Amirullah mengatakan  masih menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui ada atau tidaknya keterlibatan anggota TNU dalam kasus tersebut. "Kami masih menyelidiki kasus tersebut dan kedepan akan lebih mengawasi barang barang yang akan diangkut," kata Yani Amirullah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.