KPK Pertimbangkan Tetapkan Setya Novanto Buron

Kondisi kediaman Ketua DPR RI Setya Novanto yang tengah disambangi oleh enam pegawai KPK di Jalan Wijaya 13 nomor 19, Melawai, Jakarta Selatan pada Rabu, 15 November 2017. Tempo/Zara Amelia Adlina

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi mempertimbangkan untuk memasukkan nama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat  Setya Novanto ke dalam daftar pencarian orang (DPO). Pertimbangan ini dilakukan karena hingga Kamis dini hari, Setya tak kunjung ditemukan.

"Kami mempertimbangkan lebih lanjut dan koordinasi dengan polri untuk menerbitkan surat DPO," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis, 16 November 2017.

Baca juga: Begini Kondisi di Dalam Rumah Setya Novanto

Febri mengatakan saat ini Tim penyidik masih mencari tahu keberadaan Setya. Hingga berita ini ditulis, sekitar enam penyidik KPK berada di dalam rumah Ketua Umum Golkar itu. Belasan polisi tampak berjaga di sekeliling rumah yang beralamat di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan itu.

"Sejauh ini kami belum menemukan dan pencarian masih dilakukan, jadi yang diterbitkan pimpinan adalah surat penahanan," kata Febri. Ia mengimbau agar Setya segera menyerahkan diri untuk mempermudah proses penyidikan. "Kami harapkan kalau ada itikad baik terbuka bagi SN untuk menyerahkan diri ke kantor KPK dan proses hukum ini berjalan baik."

Setya Novanto telah dua kali mangkir dari panggilan penyidik antirasuah sebagai saksi dalam korupsi e-KTP. Pria yang baru merayakan ulang tahun ke-62 nya pekan lalu itu juga mangkir ketika dipanggil untuk diperiksa sebagai tersangka perkara ini.

KPK menetapkan  Setya Novanto sebagai tersangka untuk pertama kalinya pada 17 Juli 2017. Ia bebas setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memenangkannya dalam gugatan praperadilan. Namun KPK kembali mengeluarkan surat perintah penyidikan baru untuk Setya pada 31 Oktober lalu. 






KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

7 menit lalu

KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Pendapat dari IDI juga akan menjadi pertimbangan KPK untuk mengizinkan Lukas Enembe berobat ke luar negeri.


Ketua KY Sambangi KPK Bahas Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati

1 jam lalu

Ketua KY Sambangi KPK Bahas Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Mahkamah Agung memberhentikan sementara Hakim Agung Kamar Perdata Sudrajad Dimyati dari jabatannya.


Kuasa Hukum Bilang Lukas Enembe Punya Tambang Emas

2 jam lalu

Kuasa Hukum Bilang Lukas Enembe Punya Tambang Emas

Roy tergelitik untuk bertanya langsung kepada Lukas Enembe soal tambang emas. Sedang dalam proses perizinan.


Cegah Korupsi Impor Pangan, KPK Minta Pemerintah Segera Kelarkan Neraca Komoditas

3 jam lalu

Cegah Korupsi Impor Pangan, KPK Minta Pemerintah Segera Kelarkan Neraca Komoditas

KPK meminta agar pemerintah membenahi tata-kelola pangan dengan membuat neraca komoditas.


Jubir Lukas Enembe Enggan Tanggapi Foto yang Dirilis MAKI

4 jam lalu

Jubir Lukas Enembe Enggan Tanggapi Foto yang Dirilis MAKI

Juru bicara Gubernur Papua Lukas Enembe, M Rifai Darus mengatakan pihaknya tak mau menanggapi soal foto yang dirilis oleh MAKI soal Lukas.


Kuasa Hukum Hormati Jokowi karena Beri Perhatian ke Kasus Lukas Enembe

4 jam lalu

Kuasa Hukum Hormati Jokowi karena Beri Perhatian ke Kasus Lukas Enembe

Jokowi meminta Lukas Enembe menghormati proses hukum di KPK. Dia meminta semua pihak untuk menghormati panggilan KPK.


Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

5 jam lalu

Lukas Enembe Dipastikan Tak Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Roy mengatakan Lukas Enembe sudah beberapa kali mengalami serangan stroke. Menurut dia, Lukas seharusnya sudah menjalani perawatan di Singapura.


KPK Bakal Periksa 3 Saksi dari Swasta di Kasus Korupsi Bupati Pemalang

5 jam lalu

KPK Bakal Periksa 3 Saksi dari Swasta di Kasus Korupsi Bupati Pemalang

KPK akan melakukan pemeriksaan terhadap 3 orang dari swasta dalam kasus dugaan korupsi jual beli jabatan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo.


Kasus Dugaan Suap Lukas Enembe, KPK Panggil 2 Saksi

6 jam lalu

Kasus Dugaan Suap Lukas Enembe, KPK Panggil 2 Saksi

Dua saksi di Kasus Lukas Enembe ialah karyawan swasta Tamara Anggany dan pegawai negeri sipil (PNS) bernama Wiyanti Hakim


Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

6 jam lalu

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut merespons singkat kasus gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. Kepala negara meminta semua pihak, termasuk Lukas, untuk menghormati proses hukum yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.