Menteri Susi Klaim 10 Ribu Kapal Asing Hengkang dari Indonesia

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah) bersama Bupati Tegal Enthus Susmono (kiri) dan Plt. Wali Kota Tegal Nur Soleh (kanan), pada acara Gelar Budaya di Kompleks Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, 13 November 2017. TEMPO/ Muhammad Irsyam Faiz

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah) bersama Bupati Tegal Enthus Susmono (kiri) dan Plt. Wali Kota Tegal Nur Soleh (kanan), pada acara Gelar Budaya di Kompleks Pelabuhan Jongor, Kota Tegal, 13 November 2017. TEMPO/ Muhammad Irsyam Faiz

    TEMPO.CO, Tegal - Susi Pudjiastuti mengklaim, sejak dia dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, lebih dari sepuluh ribu kapal asing hengkang dari Indonesia. Ini merupakan dampak dari kebijakan pemberantasan penangkapan ikan secara ilegal oleh kapal-kapal asing.

    Menurut Susi, kebijakan penenggelaman kapal yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir mendapatkan hasil yang luar biasa. Kapal-kapal asing yang biasa mengeruk keuntungan dari laut Indonesia ramai-ramai pergi. "Sudah ada lebih dari sepuluh ribu kapal asing pergi dari laut Indonesia," kata Susi saat berkunjung ke Kota Tegal, Senin, 13 November 2017.

    Baca juga: Kedatangan Menteri Susi di Tegal Disambut Demo Nelayan

    Susi berujar, meskipun secara administrasi kapal asing yang hengkang sekitar 1.300 kapal, dia menengarai jumlah riilnya bisa mencapai sepuluh kali lipat. Sebab, ucap dia, banyak kapal asing yang memiliki satu izin tapi kapalnya mencapai 10 unit. Kapal-kapal itu memiliki jenis dan cat yang sama.

    "Bapak-bapak nelayan yang sudah pernah melaut jauh ke timur, utara, pasti tahu bahwa kapal-kapal asing yang dulu banyak di Indonesia sekarang sudah hampir tidak ada lagi," tutur Susi.

    Baca juga: Larang Cantrang, Susi Pudjiastuti Ingin Nelayan Sejahtera

    Tegasnya penindakan terhadap kapal nelayan asing ini, kata Susi, berdampak pada melimpahnya stok ikan di perairan Nusantara. Tiga tahun lalu, ucap dia, stok ikan di perairan Indonesia hanya 6,5 juta ton. Sekarang stoknya dianggap sangat melimpah dengan perkiraan jumlah mencapai 12,5 juta ton.

    Hasil tangkapan ikan saat ini juga dianggap lebih melimpah dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, Susi meminta nelayan memanfaatkan kekayaan laut sendiri. Namun syaratnya, harus menangkap ikan dengan cara yang benar. "Silakan ditangkap, tapi dengan cara yang benar," kata Susi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.