Jokowi Mantu, Mengapa Jusuf Kalla Jadi Saksi Kahiyang Ayu?

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan di depan wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa, 7 November 2017. Tempo/Amirullah Suhada

    Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi keterangan di depan wartawan di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa, 7 November 2017. Tempo/Amirullah Suhada

    TEMPO.CO, Solo - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mantu, Wakil Presiden Jusuf Kalla akan menjadi saksi dari pihak putri Jokowi, Kahiyang Ayu, dalam prosesi Ijab Kabul. Pria yang akrab disapa JK itu berkata, dia menjadi saksi karena dianggap sudah berpengalaman oleh Jokowi.

    "Kan karena saya sering jadi saksi," ujar Jusuf Kalla sambil terkekeh saat dicegat Tempo di Hotel Alila, Solo, Jawa Tengah di mana sejumlah pejabat negara menginap untuk pernikahan Kahiyang-Bobby, Rabu, 8 November 2017.

    Baca juga: Jokowi Mantu, Megawati Hadiri Pernikahan Kahiyang

    Rencananya, Ijab Kabul Kahiyang dan Bobby akan diselenggarakan pada pukul 09.00 ini. Berlokasi di Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, JK akan menjadi saksi dari Kahiyang. Sementara Menko Perekonomian Darmin Nasution menjadi saksi dari Bobby Afif Nasution.

    Adapun resepsi akan berlangsung malam ini di Graha Saba Buana. Sebanyak 8.000 undangan disebarkan untuk resepsi pernikahan Kahiyang.

    Khusus untuk perannya sebagai saksi itu, JK sampai berdandan. Ia hadir mengenakan pakaian adat Bugis yang terdiri atas kemeja bugis warna hitam, sarung kotak-kotak merah, sabuk warna emas, dan peci berwarna hitam kuning.

    Kalla juga berkata bahwa bertugas sebagai saksi tidaklah sulit. Hal yang diperlukan hanyalah fokus terhadap jalannya prosesi.

    "Saksi kan hanya mendengar, sesuai atau tidak, mengangguk, teken," ujar Kalla sambil terkekeh soal acara Jokowi mantu.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.