Gempa Bumi Beruntun di Ambon, Berikut Data Kerusakannya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kondisi Maluku City Mall di Kota Ambon pasca diguncang lima kali dengan kekuatan 5,6 skala richter. Foto: Dok BNPB

    Kondisi Maluku City Mall di Kota Ambon pasca diguncang lima kali dengan kekuatan 5,6 skala richter. Foto: Dok BNPB

    TEMPO.CO, Ambon -Sebanyak enam kali gempa bumi tektonik mengguncang kawasan Kota Ambon dan sekitarnya, Selasa Malam, 31 Oktober, 2017.

    Pantauan Tempo, di sejumlah wilayah seperti Kawasan Waihaong kecamatan Nusaniwe,  Batu Merah, Kecamatan Sirimau dan Tantui ratusan warga berhamburan ke jalan raya lantaran panik akibat gempa bumi.

    Sejumlah Gedung juga mengalami Kerusakan yakni Kaca pada Tower Bandara Patimura pecah, sejumlah dinding bandara mengalami keretakan, serta Plafon Maluku City Mall ambruk akibat gempa.
    Baca : Gempa Bermagnitudo 6,4 Guncang Bali dan Nusa Tenggara

    Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ( BMKG ) melaporkan, Gempa tektonik yang melanda Kota Ambon terjadi dalam waktu berdekatan, Sekitar Pukul 20.12 WIT sebanyak lima kali gempa terjadi dalam waktu berdekatan.

    Gempa pertama berkekuatan 5.7 SR, selang 9 menit  gempa ke dua dengan kekuatan 5,6 kemudian gempa ke tiga berkekuatan 6,2 SR  dengan pusat gempa pada 38 Kilometer Barat Daya Kota Ambon di kedalaman 10 Meter , selanjutnya  5,7  SR pada kedalaman 17 kilometer  dan 5.6 SR.

    Kepala Pusat Gempa Bumi Dan Tsunami BMKG, Muhamad Riyadi mengatakan, berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber naik gempa disebabkan aktivitas sesar naik selatan seram.

    “jika ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi terjadi akibat sesar naik selatan seram,”  kata dia.

    Meski gempa tidak menimbulkan tsunami, namun masyarakat diminta waspada jika terjadi gempa bumi susulan. Hingga pukul 24.00 gempa  berkekuatan 3,5 SR  masih terjadi. “Masyarakat diharapkan waspada jika ada gempa susulan, pada umumnya berkekuatan kecil,” ujarnya.

    Selain Kota Ambon, gempa bumi juga terjadi di Namlea, Kabupaten Buru dan Saumlaki kabupaten Maluku Tenggara Barat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.