Wali Kota Solo Jadi Atur Pambagya di Pernikahan Kahiyang Ayu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menggunting rangkaian bunga melati saat meresmikan Museum Keris Nusantara di Kota Surakarta, 9 Agustus 2017. Foto: Dinda Leo Listy

    Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana dan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo menggunting rangkaian bunga melati saat meresmikan Museum Keris Nusantara di Kota Surakarta, 9 Agustus 2017. Foto: Dinda Leo Listy

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mendapat tugas khusus dari keluarga Presiden Joko Widodo dalam resepsi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Afif Nasution, November mendatang. Dia bertugas mewakili keluarga untuk memberikan sambutan kepada para tamu.

    Dalam adat Jawa, tugas tersebut dinamakan atur pambagya harja, yang berarti memberikan penyambutan. Menurut Rudyatmo, ada alasan khusus yang dikemukakan Jokowi sehingga menunjuknya untuk tugas itu. "Karena saya biasa berbicara dengan bahasa Jawa halus," katanya, Senin, 30 Oktober 2017.

    Baca juga: Jokowi Undang Organisasi Relawan ke Pernikahan Kahiyang Ayu

    Selama ini Rudyatmo juga terbiasa bertugas sebagai atur pambagya harja di pernikahan kerabat maupun koleganya. "Jadi memang sudah biasa, tidak perlu persiapan khusus," katanya.

    Dia menyebut bahwa tugas itu diterima dalam rapat panitia yang digelar di kediaman Jokowi, kemarin. dua tahun lalu, Rudyatmo juga ditunjuk untuk tugas yang sama dalam pernikahan Gibran Rakabuming dan Selvi Ananda.

    Baca juga: JK dan Darmin Nasution Jadi Saksi Pernikahan Kahiyang Ayu

    Pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution akan berlangsung 8 November dengan menggunakan adat Jawa lengkap. Mereka juga akan menggunakan busana serta riasan Jawa klasik gaya Surakarta.

    Sebanyak 8.000 undangan diperkirakan hadir dalam acara ini. Polisi telah menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas dan pengamanan kedatangan para tamu VIP/VVIP hingga ke lokasi acara.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.