Pilgub Jabar, 3 Partai Pengusung Ridwan Kamil Rebutan Cawagub

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, saat bermain catur di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, 19 Agustus 2016. Dok.TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, saat bermain catur di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, 19 Agustus 2016. Dok.TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mendapat dukungan dari empat partai untuk maju dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat atau pilgub Jabar 2018. Keempat partai itu adalah Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Golkar. Tiga di antaranya masing-masing mengusulkan kadernya untuk menjadi calon Wakil Gubernur Jawa Barat.

    Sebagai partai yang pertama mengumumkan dukungan terhadap Ridwan, NasDem mempersilakan Wali Kota Bandung itu menentukan sendiri pasangannya. "Terkait dengan calon wakil gubernur, ada banyak kader mumpuni di Jawa Barat," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 25 Oktober 2017.

    Baca: Ridwan Kamil Serahkan Nama Cawagub pada Koalisi Partai

    Setelah NasDem, PKB menyampaikan dukungan untuk Wali Kota Bandung yang akrab disapa Emil itu pada Senin, 11 September 2017. PPP menyusul NasDem dan PKB. Mereka mengumumkan mendukung Ridwan pada Selasa, 24 Oktober 2017.

    Dengan didukung tiga partai, Ridwan sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk maju dalam pilgub Jawa Barat 2018. Sebab, ia telah mengantongi 21 kursi dari syarat minimal 20 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung.

    PKB dan PPP masing-masing mengusulkan kadernya untuk menjadi pasangan Ridwan. PPP mengusulkan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum. Sedangkan PKB mengusulkan Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, anggota Dewan Syuro PKB, Maman Imanulhaq, hingga Sekretaris Fraksi PKB di DPR PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal.

    Baca juga: Golkar Targetkan Ridwan Kamil-Daniel Menang Besar di Pilgub Jabar

    PPP sempat mematok syarat Ridwan harus menerima kadernya, Uu, sebagai wakil. Merespons hal itu, PKB juga menyodorkan kadernya untuk menjadi wakil Ridwan. Ketua DPW PKB Syaiful Huda meminta PPP menghormati partai lain.

    Perebutan kursi cawagub Jawa Barat yang akan dipasangkan dengan Ridwan Kamil pun memanas setelah Partai Golkar mengumumkan mendukung Wali Kota Bandung tersebut pada Senin, 27 Oktober 2017. Sama seperti PPP dan PKB, Golkar menyorongkan kadernya, Daniel Mutaqien Syaifuddin, sebagai pasangan Ridwan. Daniel adalah anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Golkar. Daniel juga anak mantan Bupati Indramayu, Irianto M.S. Syaifuddin alias Yance.

    Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham mengklaim pasangan Ridwan dan Daniel telah disetujui NasDem. Adapun dengan PKB dan PPP, Idrus mengakui belum ada komunikasi intensif. “Baru secara informal,” ujarnya, Jumat, 27 Oktober 2017.

    Disodori lebih dari lima nama untuk jadi pasangannya, Ridwan tidak mau menentukan pilihan sendiri. "Saya serahkan kepada partai untuk dilakukan musyawarah," ucapnya saat menghadiri peringatan Hari Sumpah Pemuda di outlet Eiger, Bandung, Sabtu, 28 Oktober 2018.

    Meski demikian, Ridwan Kamil sebelumnya pernah mengisyaratkan keinginannya memiliki sosok pasangan yang mempunyai jiwa pemimpin, elektabilitas, dan disetujui partai-partai pengusungnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.