Jelang Pilkada 2018, Polri Gelar Apel Kasatwil di Semarang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, berfoto bersama jajaran kepolisian seusai apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, 9 Ok

    Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Kepolisian Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, berfoto bersama jajaran kepolisian seusai apel Kasatwil 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, 9 Ok

    TEMPO.CO, Semarang - Kepolisian RI menggelar Apel Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) 2017 di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah. Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan apel ini merupakan acara rutin kepolisian yang digelar pertama kali di Akademi Kepolisian, Semarang.

    "Tahun ini kami ambil tempat di Akpol dengan tujuan utama kembali ke nostalgia lama di almamater karena sebagian besar para Kepala Satwil adalah lulusan Akpol," katanya dalam apel yang mengambil tema “Polri yang Promoter (Profesional, Modern, dan Tepercaya)” di Akpol, Semarang, Senin, 9 Oktober 2017.

    Baca: Jokowi Minta Polri Petakan Potensi Kerawanan Pilkada 2018

    Ia menjelaskan, apel yang digelar pada 9-11 Oktober 2017 ini juga dilaksanakan dalam rangka mengamankan pilkada serentak 2018. Sebanyak 546 anggota Polri hadir dalam apel ini. Mereka adalah 19 pejabat utama Mabes Polri, 33 kepala kepolisian daerah se-Indonesia, 33 biro operasi jajaran polda, serta 461 kepala kepolisian resor metro dan kepolisian resor kota seluruh Indonesia.

    Presiden Joko Widodo membuka apel ini secara resmi. Sejumlah pejabat tinggi negara pun hadir, di antaranya Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Gatot Nurmantyo, Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Harjono, Ketua Mahkamah Konstitusi Arief Hidayat, dan beberapa perwakilan lembaga lain.

    Baca: Menjelang Pilkada, Polda Jatim Mendeteksi Ada 25 Media Baru

    Tito meminta apel ini dijadikan evaluasi untuk membangun kepercayaan publik. Terlebih, kata dia, kepercayaan publik diperlukan agar kepolisian bisa mengamankan pilkada 2018 yang bakal digelar di 171 daerah.

    “Dari arahan Bapak Presiden, kami yakin akan bisa memberikan motivasi bagi jajaran Polri untuk memberikan yang terbaik (serta) bagi bangsa dan negara,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.