Belum Ada Menteri yang Melapor Jokowi Maju Pilkada 2018

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Seskab Pramono Anung sebelum memimpin rapat terbatas tentang perkembangan implementasi program pengentasan kemiskinan di Kantor Presiden, Jakarta, 25 Juli 2017. Presiden

    Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) dan Seskab Pramono Anung sebelum memimpin rapat terbatas tentang perkembangan implementasi program pengentasan kemiskinan di Kantor Presiden, Jakarta, 25 Juli 2017. Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta- Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan hingga kini belum ada menteri yang melapor ke Presiden Joko Widodo untuk maju dalam Pilkada 2018. Dia mengatakan menteri yang ingin maju Pilkada harus melapor terlebih dahulu.

    "Tentunya siapapun yang maju di Pilkada, pemilu legislatif dan jabatan-jabatan lainnya seyogyanya melaporkan pada Presiden," kata Pramono Anung seusai rapat kabinet di Istana Merdeka, Jalan Merdeka Utara, Jakarta, Senin, 2 Oktober 2017.

    Baca juga: KPU Telusuri Persoalan Pilkada di 13 Daerah

    Menurut Pramono, belum ada laporan itu termasuk dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. "Belum ada (laporan). Ini kan kalau ada," dia menambahkan.

    Khofifah berencana maju dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2018. Partai yang menyatakan siap mengusung Ketua Umum Muslimat NU tersebut diantaranya adalah Nasdem. Namun hingga kini belum ada deklarasi pencalonan untuk Khofifah.

    Sejumlah nama disebut-sebut akan maju dalam Pilkada 2018 di Jawa Timur. Selain Khofifah, nama lain yang digadang-gadang adalah Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang telah mendapat dukungan dari PKB, serta Ketua Kadin Jatim, La Nyalla Mattaliti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Industri Permainan Digital E-Sport Makin Menggiurkan

    E-Sport mulai beberapa tahun kemarin sudah masuk dalam kategori olahraga yang dipertandingkan secara luas.